Foto: Foto bersama Natanael dengan anak-anak panti asuhan (Foto Hendra Mokorowu)
Pentingnya Solidaritas Sosial Dirangsang Sejak Usia Dini
Tomohon, ME
Hari Ulang tahun (HUT) anak yang dirayakan di panti asuhan merupakan bentuk pendidikan sosial sejak dini. Hal ini dituturkan oleh Tessar Soewarno SH, yang HUT anaknya, Natanael Jezy Soewarno ke-2 diselenggarakan di panti asuhan Nazaret Wale Ne Oki Bethesda Matani Tomohon Tengah, Jumat (20/11).
Selebrasi HUT yang erat hubunganya dengan hingar bingar dan pesta pora, sengaja tidak dilakukan oleh keluarga Soewarno-Waworuntu. Sebaliknya, mereka melakukannya di panti asuhan. Rombongan keluarga Soewarno-Waworuntu disambut hangat oleh pengurus dan anak-anak di panti. Sehingga suasana kekeluargaan tercipta membaur seakan tidak ada perbedaan dengan penghuni panti.
Soewarno mengungkapkan, perayaan HUT anaknya sengaja dilakukan di panti asuhan untuk menjalin tali kasih denga anak-anak panti. "Sejak HUT yang ke-1 anak kami, memang dirayakan di panti asuhan. Ini juga untuk mengajarkan pada anak kami tentang berbagi dengan siapa saja termasuk anak-anak di panti sejak dini," ungkap Soewarno yang juga seorang praktisi hukum.
Terkait hal di atas, Pengamat Sosial, Riane Elean STh MSi mengatakan, solidaritas sosial seorang individu perlu dirangsang dan sangat penting diajarkan sejak dini. Solidaritas adalah nilai yang merekatkan masyarakat, rasa kesatuan dan kepekaan terhadap eksistensi individu lain sebagai bagian dalam keutuhan masyarakat.
Elean menjelaskan kepada Manado Express, Sabtu (21/11), hadir dan melihat langsung kehidupan anak-anak yatim piatu di panti asuhan adalah bentuk pengajaran tentang realitas sosial di masyarakat.
"Di sini, anak diajar untuk berbagi kegembiraan dengan individu lain. Ini juga kesempatan untuk melatih kepekaan terhadap kondisi sosial ekonomi individu yang lain," terang Elean yang juga Akademisi. (hendra mokorowu)



































