Foto: Sosialisasi berlangsung.
BLH Tomohon Sosialisasikan Bahan dan Limbah Beracun
Tomohon, ME
Pemerintah Kota Tomohon melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH) menggelar sosialisasi pengelolaan bahan berbahaya beracun B3 dan limbah bahan berbahaya beracun LB 3. Dilaksanakan di aula Kantor Walikota, Selasa (17/11).
Kepala BLH Tomohon, Dra Lily Solang MM dalam laporannya mengatakan maksud dan tujuan kegiatan, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahan limbah berbahaya. "Sosialisasi ini untuk mengantisipasi pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh bahan-bahan beracun atau limbah berbahaya yang dihasilkan oleh aktifitas seluruh lapisan masyarakat. Terutama kesadaran masyarakat, tidak sembarang membuang bahan atau limbah beracun," jelas Solang.
Walikota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak melalui Assiten Ekonomi Pembangunan, Ronni Lumowa SSos MSi mengatakan, meningkatnya pertumbuhan penduduk dan ekonomi di Kota Tomohon menjadi salah satu sumber pemicu meningkatnya produksi bahan berbahaya beracun dan limbah berbahaya. Naiknya produksi B3 dan LB 3 berpengaruh terhadap komponen lingkungan abiotik yang meliputi tanah, air, udara. Serta komponen biotik yaitu manusia, hewan, tumbuhan serta mikroorganisme lainnya. "Apabila penanganan hal diatas tidak sesuai dengan tatacara penyimpanan dan pengelolaan, maka dapat mencemari lingkungan sehingga kerusakan lingkungan tidak dapat dihindari," tutur Lumowa saat membuka kegiatan.
"Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan partisipasi seluruh masyarakat, para pelaku usaha, pemerintah dan pihak terkait untuk peduli lingkungan. Dengan melakukan tata cara penanganan limbah beracun sesuai dengan mekanisme pengelolahan yang benar," harap Lumowa.
Kegiatan ini diikuti oleh unsur masyarakat, pemerhati lingkungan, pelaku usaha serta instansi terkait. Sebagai pemateri, dari BLH Provinsi Sulawesi Utara, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan Hidup dan PLB3, Sonny Runtuwene SE ME, utusan PT Sagraha Satya Sawahita Pengumpul dan Transportasi LB3, Noldy Tanio. (hendra mokorowu)



































