KPK Janji tidak Setop Sidik 'Skandal Century'


Jakarta, ME

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak akan menghentikan penyidikan skandal Bank Century pada penetapan tersangka Budi Mulya (BM). Komisi memastikan akan tetap mengembangkan kasus tersebut.

"Jadi dalam proses penyidikan sudah lebih dari 31 saksi yang diperiksa untuk BM. Yang dilakukan KPK, kasus Century belum selesai dan dalam pengembangan. Kasus ini belum berhenti sampai titik ini," kata juru bicara KPK Johan Budi SP, Senin (10/6).

Saat ditanya kapan Budi Mulya ditahan, Johan mengaku tidak tahu. Menurutnya, yang mengatahui hal itu hanya penyidik.  "Memeriksa seseorang tersangka itu kapan penyidik memerlukan keterangan," imbuhnya.

Diketahui, KPK juga akan memeriksa mantan staf Deputi Gubernur Bank Indonesia, Galuh AW, di Australia. Menurut Johan, Galuh akan diperiksa sebagai saksi terkait skandal Bank Century.

Sebelumnya, dalam rapat dengan tim pengawas Century di DPR beberapa waktu lalu, Ketua KPK Abraham Samad menegaskan tidak akan tebang pilih dalam  menetapkan tersangka kasus korupsi dana talangan Bank Century. Kasus ini, kata Abraham, pasti akan sampai di pengadilan.

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan mantan Menteri Keuangan, Sri Mulyani di Washington DC, Amerika Serikat beberapa waktu lalu, KPK memperoleh hasil yang signifikan dalam pengusutan aliran uang negara ke Bank Century sebesar Rp6,7 triliun.

Selain Sri Mulyani, KPK juga sudah meminta keterangan dari mantan sekretaris KSSK Raden Pardede, Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah, mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Anggito Abimanyu dan beberapa saksi penting lainnya.

KPK menetapkan mantan Deputi Gubernur BI, Budi Mulya sebagai tersangka kasus korupsi pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) Bank Century dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Mantan Deputi Bidang IV Pengelolaan Devisa Bank Indonesia itu diduga telah melakukan penyalahgunaan kewenangan dalam proses pemberian (FPJP) untuk Bank Century. (vvn/mmn)

 

Foto: Juru Bicara KPK, Johan Budi. (ist)



Sponsors

Sponsors