Kepala BPJN XI Siap Dicopot Jabatannya
Manado, ME
Ungkapan mengejutkan dilontarkan oleh Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XI Sulawesi, Sam Londong, saat dikonfirmasi terkait dugaan korupsi pada setiap proyek yang dijalankan, sehingga bisa mengumpulkan pundi-pundi harta kekayaannya. Dirinya meminta dicopot dari jabatannya apabila kewenangannnya selama ini disalahgunakan.
"Copot saja kalau saya salah, manusia dimuka bumi ini tak luput dari kesalahan. Bahkan kalau perlu audit harta saya dan kalau saya korupsi silahkan pihak Polda dan Kejaksaan tangkap saya," katanya saat melakukan jumpa pers di ruang kerjanya, Rabu (11/11).
Londong pun menantang PAMI untuk melaporkan dirinya ke Kementrian Pekerjaan Umum (PU). "Silahkan kalau ingin laporkan saya, atau melakukan aksi di sana," ujarnya.
Seperti diketahui, Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI), melakukan aksi demo di kantor BPJN XI Sulawesi, Maumbi Minut, Selasa (10/11) lalu.
Ketua Umum, Rommy Rumengan dan ratusan masa mendesak agar pihak hukum segera mengaudit harta kekayaan Sam Londong yang baru beberapa bulan memimpin, disinyalir harta kekayaannya melonjak.
Menurut PAMI, dugaan adanya kong kalikong proyek dengan orang terdekat dimanfaatkan oleh Londong untuk mendapatkan persen dari proyek tersebut. "Kami akan melakukan lagi aksi besar-besaran di Kementrian Pekerjaan Umum dalam waktu dekat ini dan mendesak copot kepala BPJN serta penjarakan bila dugaan korupsi itu benar," tegas Rommy.(melky tumilantouw/media sulut)



































