Mandagi Optimis, Tingkatkan Rertibusi Sampah di Akhir Tahun


Tomohon, ME

Tahun ini target retribusi sampah meningkat luar biasa. Tahun sebelumnya hanya 100 Juta Rupiah, di 2015 naik menjadi 2 Miliar Rupiah. Sedangkan pencapaian saat ini baru berada di kisaran 200 Juta Rupiah. Hal ini dituturkan Kepala Dinas (Kadis) Tata Ruang Pertamanan dan Persampahan (Tarumansa) Kota Tomohon, Drs O D S Mandagi kepada Manado Express, Rabu (11/11).

Soal tercapainya target dalam waktu yang singkat, memang susah. Tapi Kadis Trumansa optimis pasti akan ada kenaikan pendapatan retribusi sampah pada akhir 2015. “Kita akan manfaatkan waktu yang tersisa ini untuk maksimalkan intensitaskan penagihan rertibusi di masyarakat,” yakin Mandagi usai rapat koordinasi retribusi jasa umum di Kantor Bendahara Umum Daerah Tomohon.

Terkait naiknya target, Dinas Tarumansa telah melakukan terobosan-terobosan guna meningkatkan pendapatan retribusi sampah. “Awal tahun ini kita sudah menyampaikan kepada masyarakat melalui media massa maupun elektronik. Juga melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat. Jadi sebagian besar masyarakat sudah menngetahui tentang hal ini,” ujar Mandagi.

“Retribusi berebeda dengan pajak. Rertibusi adalah, kita harus berbuat terlebih dahulu baru kemudian mengambil dananya dari masyarakat,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan pengangkutan sampah, Distarumansa terkendala oleh sarana dan prasarana yang belum memadai. Pengangkutan sampah di lorong-lorong kecil tidak dapat dijangkau oleh truk pengangkut sampah. Untuk itu, telah dimasukan dalam anggaran pendapatan belanja daerah Kota Tomohon, proposal penambahan unit motor pengangkut sampah yang mobilitasnya lebih efektif.

”Sumber daya manusianya juga masih minim. Hanya ada 2 orang petugas penagih retribusi. Maka tahun depan, atas petunjuk dari Asisten Administrasi Umum, Ir Harold Lolowang Msc dan Kepala Dinas Keuangan, DR Juliana D Karwur MKes MSi, intinya akan ada penambahan tenaga pemungut retribusi,” ungkap Mandagi.

“Mereka ini akan diambil dari tenaga-tenaga kontrak dari beberapa SKPD atau di sekretariat yang mungkin bisa diperbantukan ke kita. Kemudian, tahun depan telah dianggarkan biaya untuk 10 unit motor penagih,” tandas Mandagi. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors