Gerindra Sulut ‘Goyang’

Sejumlah PAC di Manado Gelar Demonstrasi


Manado, ME

Soliditas Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sulawesi Utara (Sulut), digoyang. Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, partai besutan Prabowo Subianto, dihantam badai persoalan. Sejumlah Pimpinan Anak Cabang (PAC) di Kota Manado menggelar demonstasi, buntut ketidakjelasan status pimpinan PAC. Ketua DPD 1 yang juga Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Gleny Kairupan serta Ketua DPC Partai Gerindra Manado Moudy Manoppo, ‘diserang’.

Dalam orasi disebutkan, kepemimpinan petinggi DPD dan DPC, dinilai lemah. Sebab, hingga saat ini tidak ada kejelasan terhadap keabsahan status sejumlah Ketua PAC.

“Ketua PAC se-Kota Manado belum diberikan SK (Surat Keputusan) sebagai Ketua dan struktur pengurus kami belum juga dilegalkan. Padahal, sebagai kader Gerindra sejati, sangat loyal dan selalu menjalankan perintah-perintah partai,” tandas Lora, salah satu orator.

Kehadiran pendemo di Sekretariat DPD Gerindra Sulut, kata dia, untuk menyalurkan kekecewaan karena tidak dihargai pengurus DPC dan DPD.

Sementara itu, Ketua PAC Singkil Muhlis Kaharu, mendesak struktur pengurus inti DPC, segera melakukan optimalisasi kerja guna menguatkan gerakan partai di Manado. ”Di sini menyangkut dengan keterbukaan pengelolaan keuangan partai, pengadaan sekretariat permanen dan penetapan staf Fraksi Partai Gerindra yang belum jelas,” jelasnya.

Terpisah, politisi Gerindra Mona Kloer, Selasa (10/11) menjelaskan, aksi tersebut merupakan aksi damai. "Kami tahu, tak ada upaya mempertanyakan para pimpin kami itu. Dan sampai muncul sikap untuk menggoyangnya itu seperti kali lalu yang memunculkan riak-riak," jelas Kloer.

Aksi demo aman dan terkendali. Demikian juga dengan kondisi partai yag tetap stabil. Kloer yang juga personil DPRD Manado, mengatakan, desakan kader terkait SK PAC, akan ditanda-tangani Ketua DPD I Partai Gerindra.

“Sebaiknya mereka harus tetap menunggu dan tak melakukan aksi yang kurang lebih bisa merugikan. Walau pun begitu kebesaran hati Pak Glenny luar biasa dengan telah melakukan tanda tangan sejumlah surat. Selanjutnya, kami akan menggelar rapat dalam waktu dekat ini," tutupnya.

Untuk diketahui, saat melakukan unjuk rasa, dilakukan pengumpulan Kartu Tanda anggota (KTA), selanjutnya untuk dibakar sebagai tanda protes kebijakan petinggi DPD dan DPC.(devy kumaat/media sulut)



Sponsors

Sponsors