Endus Aroma Korupsi, PAMI Goyang Kantor BPJN XI

Desak Copot Kepala BPJN


Manado, ME

Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XI Sulawesi, disambangi Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI), Selasa (10/11).
Maksud kedatangan PAMI untuk menuntut dugaan korupsi di BPJN XI Sulawesi. "Kami meminta agar Kapolda Sulut dan PPATK menelusuri harta kekayaan para pejabat dan pegawai BPJN XI yang diduga diperoleh dengan cara tidak wajar," ujar Ketua DPD PAMI Sulut, Maikel Pandeirot.

Senada dengan Maikel, Ketua Umum PAMI, Rommy Rumengan, dalam orasinya mendesak pihak PPATK, Polda dan Kejaksaan memeriksa hasil kekayaan dari Kepala BPJN, Sam Londong. Sebab diduga kekayaan tersebut didapat dari hasil korupsi proyek jalan yang ada di Sulut.

"Sangat tidak masuk akal, baru beberapa bulan menjabat kepala BPJN, namun informasi yang diterima harta kekayaannya sudah tidak wajar. Ini patut ditelusuri oleh pihak hukum, darimana asal muasal kekayaan tersebut," katanya.

Lanjut Rommy, demo hari ini baru permulaan sebab nantinya demo besar-besaran akan menyusul di Jakarta, tepatnya di Kementrian Pekerjaan Umum.

"Laporan ini kami akan bawa ke Kementrian PU dan selanjutnya demo susulan juga akan dilakukan di sana. Dan selain meminta usut harta kekayaannya, kami minta copot kepala BPJN bila dugaan korupsi terbukti," pungkasnya.

Diketahui, empat mobil dan puluhan kendaraan datangi Kantor BPJN XI Maumbi Minut, Selasa (10/11) sekira pukul 15.30 Wita. Sebelumnya PAMI juga menyambangi Kantor Gubernur Sulut. Dalam kertas karton pendemo, tertulis dengan jelas supaya Kepala BPJN dicopot dari jabatannya.(melky tumilantouw)



Sponsors

Sponsors