Dukung EMAS, Militan Bintang Mercy Siap Dipecat


Tomohon, ME

Aroma perpecahan yang melanda Partai Demokrat (PD), semakin tercium. Sederet kader menyatakan siap dipecat, buntut pemberian dukungan bagi kontestan yang bukan jagoan 'Bintang Mercy', di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Demikian politisi ulung PD Kota Tomohon Boaz Wilar dan Donald Kuhon. Dua punggawa PD ini, memilih mendukung Pasangan Calon (Paslon) yang maju lewat jalur perseorangan, Jimmy Feidie Eman-Syerly Adelyn Sompotan (EMAS). Wilar Cs menyatakan siap dipecat dari PD, apabila keputusan yang mereka lakukan mencederai partai.

"Kami siap dipecat, itu konsekwensi dari pilihan kami," tandas Wilar dan Kuhon.

Alasan kedua 'arsitek' PD ini, sebab EMAS merupakan kolaborasi sosok pemimpin yang pro rakyat."Selanjutnya Pak Eman sudah terbukti dan teruji memimpin Kota Tomohon. Kami pun akan mengawal pemerintahan ini jika mereka dipercayakan memimpin Kota Tomohon," jelas Wilar.

Tambah Wilar, kader dan simpatisan PD yang tergabung dalam Rajawali EMAS siap berjuang memenangkan EMAS. Sebab, apa yang mereka buat adalah bentuk pembelajaran bagi petinggi partai bahwa mereka tidak berpolitik main-main. Namun, harus mampu bermain politik dengan segala prinsip. Maksudnya, kader demokrat tetap demokrat, tapi untuk saat ini pilihan politik adalah pilihan pribadi yang menjadi hak konstitusional atau universal yang tidak bisa ditekan apalagi dilarang.

“Politik itu dinamis dan harus realistis. Saya yakin para petinggi demokrat baik DPD maupun DPP pada akhirnya akan mengakui atas tindakan kami. Sebab, apa yang kami buat bukanlah pembangkangan namun melawan kelaliman dari orang yang mencalonkan diri sebagai Walikota Tomohon,” kunci Wilar.

Untuk diketahui, Bintang Mercy Tomohon mengusung Paslon Linneke S Watoelangkouw-Ferdinand Mono Turang (BERLIAN) dalam Pilkada 9 Desember 2015. Selain Demokrat, BERLIAN juga didukung Partai Gerindra.(victor rempas)



Sponsors

Sponsors