Monoarfa: Modayag Masuk Zona Rawan Gesekan


Boltim, ME

Lintas kerjasama antar jajaran Polres Bolaang Mongondow Timur (Boltim), yakni, Kepolisian sektor (Polsek) Urban Kotabunan, Nuangan serta Modayag, tentunya pada musim pemilihan kepala daerah (Pilkada) saat ini, tidak lepas dari tugas dan fungsi dalam menghadapi beragam kasus yang terjadi saat Pilkada.

Seperti di Kecamatan Modayag Bersatu, Kapolsek Modayag, M Monoarfa mengungkapkan, bahwa wilayahnya yang terdiri dari 24 desa, masuk dalam daerah paling rawan akan gesekan yang bisa menimbulkan konflik antar massa. “Iya, diibaratkan perbandingannya 5 banding 1, karena ada enam paslon (pasangan calon) 5 paslon bertempat di Modayag. Kalau anda bisa terjun langsung dilokasi bisa terasa bagaimana suasananya, apalagi ketika ada aksi konfoi seperti waktu lalu, yang dilakukan oleh salah satu pendukung paslon, pasti massa pendukung paslon lain juga tidak mau kalah,” ungkap Monoarfa, saat melakukan rakor bersama KPU, Panwas, Polres serta para ketua pemenangan paslon di Kantor KPU Boltim.

Dirinya menyarankan, salah satu solusi selain memberhentikan kegiatan konfoi juga harus ada pembatasan pendirian posko pemenangan paslon. Dimana dari temuan dilapangan terdapat posko yang berdekatan hanya berbatasan dinding antara satu posko dengan posko pemenangan yang lain. “Kalau dihitung-hitung sudah ada delapan kali gesekan dan nyaris jatuh korban. Untung saja tidak ada korban kalau ada pasti urusannya lebih jauh lagi keranah hukum,” terangnya. (ismail batalipu/media sulut)



Sponsors

Sponsors