Malalayang Pintu Gerbang Manado yang Semakin Menggeliat


Manado, ME

Selain terkenal dengan kuliner dan wisata, kota Manado juga terus berkembang menjadi salah satu kota tujuan bisnis di Timur Indonesia. Tingginya pertumbuhan ekonomi di Manado tentu berimbas pada kebutuhan akan properti, seperti perumahan dan komersial area.

Salah satu wilayah di Manado yang memiliki prospek cerah di bidang properti adalah Malalayang yang terletak di ujung selatan kota Manado Sulawesi Utara, berjarak 4 kilometer atau sekitar 10 menit dari pusat kota Manado.

Malalayang merupakan pintu gerbang Kota Manado, berada di jalan Trans Sulawesi dan saat ini dikenal sebagai lokasi wisata pantai dan kuliner. Malalayang juga dikenal sebagai daerah perumahan elit di kota Manado, karena lokasinya yang strategis dan mudah diakses.

Lokasi Malalayang dekat dengan pusat kota, berada di pinggir pantai, berbukit dan dikelilingi oleh pegunungan seperti Gunung Lokon dan Gunung Klabat, dengan view teluk Manado yang indah, dan spot menarik untuk aktivitas snorkeling di Pulau Bunaken yang berada tepat di depan kota Manado arah utara.

Selain itu lokasi Malalayang ini berdampingan dengan pulau Siladen dan pulau Manado Tua. Rencana pembangunan MORR atau Ring Road III yang menghubungkan Malalayang dengan Ring Road I di Winangun akan membuat kawasan Malalayang memiliki akses ‘bebas hambatan’ ke Bandara maupun wilayah kota lainnya.

Hal ini tentu membuat investasi di Malalayang memiliki prospek cerah. Pembangunan Ring Road III akan dimulai setelah Ring Road II yang saat ini tengah dikerjakan selesai. Persiapan pembangunan Ring Road III pun sudah mulai dilakukan. Hal ini tentunya akan sangat menjanjikan bagi para pemodal dalam dunia properti untuk pembangunan real estate, hotel, resort, cottage, apartemen, mal, ruko, rukan, dan lain-lain.

Peluang-peluang inilah yang ditangkap oleh Paramount Land yang akan mengembangkan hunian dengan konsep yang sangat menarik di kawasan strategis Malalayang.

Andreas Nawawi, Managing Director Paramount Land mengatakan Perekonomian kota Manado yang terus bertumbuh mendorong peningkatan daya beli masyarakat terhadap jumlah permintaan properti. "Kota Malalayang yang strategis baik dari aspek lokasi dan bisnisnya akan sangat menguntungkan bagi konsumen baik sebagai hunian maupun sebagai sarana investasi.” katanya.

Hal ini sejalan dengan yang disampaikan oleh Lip Suitman, Assistant Vice President Bank Mandiri Area Manado. “Peluang investasi properti di Manado sangat cerah. Walaupun saat ini sedang terjadi pelemahan dibanding tahun sebelumnya, tetapi prospek ke depan sangat bagus. Daya beli masyarakat Manado terhadap properti masih tinggi. Sekarang saja banyak berkas dari pengembang yang sedang kami proses. Banyaknya pengembang nasional yang melakukan ekspansi ke Manado menunjukkan kota ini memiliki prospek investasi yang cerah ke depan.” jelasnya.(emon)



Sponsors

Sponsors