Eks Ajudan Bupati Boltim Aniaya Warga


Tutuyan, ME

Aksi premanisme diduga dilakukan oknum polisi yang dulunya merupakan ajudan Bupati Boltim, berinisial RS alias Ruk, terhadap korban Supardi Potabuga (31), warga Desa Bulawan, Kecamatan Kotabunan Boltim.

Informasi yang dirangkum melalui laporan polisi nomor 946.a/XI/2015/SULUT/RES-BM, saat itu korban baru pulang ke rumah usai menjenguk orang tuanya yang dirawat di Puskesmas setempat. Sesampainya, pintu rumah korban dalam keadaan rusak.

Di saat yang sama, ia mengetahui dari penuturan dua rekannya bahwa RS yang melakukan perusakan tersebut. Mengetahui hal itu, korban lalu menelepon kakaknya yang tak lain merupakan istri RS. Tak berselang lama, RS kemudian menyambangi rumah korban dan menyuruhnya keluar.

Saat korban keluar rumah, seketika itu pun RS mencabut pisau dan langsung mengarahkan ke tubuh korban. Akibatnya, korban pun mengalami luka gores di bagian perut. Tak sampai di situ, RS lanjut menghajar korban berkali-kali di bagian wajah sembari membenturkan kepala korban ke dinding rumah.

Usai mendapat perawatan insentif di Puskesmas Kotabunan Kabupaten Boltim, akhirnya korban harus dirujuk ke rumah sakit pusat Prof DR Kandou Manado, akibat menderita sakit di bagian kepala yang tak kunjung hilang.

Kasat Reskrim Polres Bolmong, AKP Anak Agung Gede Wibowo Sitepu SIK, ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan penganiayaan warga Bulawan yang dilakukan oleh oknum mantan ajudan Bupati Boltim tersebut. “Iya laporannya sudah kami terima. Jika terbukti bersalah tindak pidana, maka kami akan proses sesuai hukum,” terang Wibowo.(endar yahya)



Sponsors

Sponsors