Jelang Pilkada, Sejumlah Aktifis Berkumpul di Kakaskasen


Tomohon, ME

Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), sejumlah aktifis dari berbagai unsur, berkumpul di Kakaskasen. Paraaktifis yang tergabung dalam Dewan Reformasi Pembangunan Kota Tomohon, menyelenggarakan dialog terbuka. Kegiatan ini bertemakan, Menatap Kota Tomohon Ke Depan, yang dilaksanakan di Okoy Flower Garden Kakaskasen Tomohon Utara, Jumat (6/11).

Dialog berlangsung alot, terdapat beberapa perdebatan tapi juga banyak ide-ide berupa masukan untuk bersama-sama membangun Kota Tomohon yang lebih baik. Sejumlah pihak meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon untuk terus meningkatkan pendapatan asli daerah dari sisi pariwisata. Dengan melakukan pengembangan di sejumlah titik lokasi wisata alam yang ada di Kota Tomohon. Seluruh peserta dialog terbuka ini secara otomatis tergabung dalam Dewan Reformasi Pembangunan Kota Tomohon. Yang kemudian bersepakat meminta kepada Pemkot, agar Dewan Reformasi dilibatkan di setiap kegiatan hari-hari besar nasional ataupun daerah.

Ketua Dewan Reformasi, Ibrahim Tular mengungkapkan, tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk menggali ide-ide dari peserta untuk menghadapi pembangunan Kota Tomohon ke depan. “Hasil dialog berupa ide-ide untuk kelangsungan pembangunan yang akan menjadi bahan masukan buat para pasangan calon Walikota-Wakil Walikota yang akan bertarung pada 9 Desember 2015,” ungkap Tular yang juga selaku Ketua Panitia kegiatan.

Sebagai narasumber, Sekretaris Daerah Kota Tomohon, DR Drs Arnold Poli SH MAP mengatakan, semua yang dihasilkan dalam dialog ini adalah baik adanya. “Kritikan dan saran kami akan terima. Apalagi masukan yang terucap dari peserta dialog yang sangat berharga. Itu semua akan kami catat dan diskusikan dengan jajaran Pemkot. Setelah itu, akan dimasukan ke dalam rencana anggaran pendapatan belanja daerah,” ujar Poli.

Usai dialog, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas. Sebagai pemateri, Pemerhati Politik Tomohon, Paul Sembel. Dihadiri, calon Wakil Walikota Tomohon nomor 3, Ferdinand Mono Turang, para anggota Dewan Reformasi, Tokoh Masyarakat se-Kota Tomohon dan perwakilan dari unsur media. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors