Dosen Fekon Unsrat Diduga Aniaya Seorang Sales

Gara-gara Barang Rusak


Manado, ME

Salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) kebanggaan Sulawesi Utara (Sulut) tercoreng. Oknum dosen di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), diduga menganiaya seorang sales di salah satu toko elektronik Kawasan Megamas.

Wanita yang diketahui bernama Meilany Roring (31), Warga Maumbi, Kecamatan Kalawat Minut ini, menjadi korban kekerasan oleh oknum dosen Fakultas Ekonomi (Fekon) Unsrat berinisial HM alias Hendrik, Kamis (5/11) sekira pukul 14.30 Wita sore

Atas perbuatan tersangka, korban melapor ke SPKT, Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulut. Dari pengakuannya, korban tidak terima dengan perlakuan tersangka.

"Dia datang marah-marah dan langsung memanggil nama saya. Saya didorong di bagian wajah. Memang saya hanya seorang sales tapi perlakuannya sangat kasar dan saya tidak terima," urai korban dengan mata berkaca-kaca, Kamis (5/11), kepada sejumlah wartawan di samping SPKT Mapolda Sulut.

Korban pun memberikan laporan (BAP) di SPKT dan selanjutnya di visum di RS Bhayangkara Karombasan.

Peristiwa tersebut bermula ketika Hendrik membeli barang di toko elektronik tempat korban bekerja. Ternyata elektronik berupa dispenser menurut tersangka rusak. Pihak toko pun sudah tiga kali mengganti barang rusak tersebut. Dari teknisi toko mengatakan, dispenser menjadi rusak karena seringnya lampu padam tapi tersangka bersikeras untuk mengganti dispenser merk sharp.

Tidak mendapatkan apa yang diminta, tersangka bersama sopirnya sambangi toko elektronik tempat korban bekerja, sambil marah-marah korban didorong dan digaruk di wajah. Akibat perbuatan tersangka, korban mengalami luka goresan di sekitar mata kanannya.

Kepala SPKT Polda Sulut, AKBP D Bachtiar membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut. "Iya memang benar ada laporan penganiayaan atas nama Meilany Roring,"singkatnya.(melkytumilantouw)



Sponsors

Sponsors