Setoran SPP Di Sejumlah Desa di Minahasa Masih Tersendat
Tondano, ME
Sampai saat ini, program Simpan Pinjam Perempuan (SPP) yang menggunakan dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PMPN-MP) di beberapa desa di Minahasa, setorannya masih tersendat. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Minahasa, Djeffry Sajow.
"Kegagalan dari program PNPM-MP banyak terjadi pada program SPP. Itu dikarenakan sampai saat ini masih banyak desa yang perputaran uang SPP tersendat karena tidak disetorkan," ungkap Djeffry.
Dia (Djeffry-red) menjelaskan, tersendatnya setoran SPP ini akan berpengaruh pada setiap kecamatan penerima dana PNPM-MP tahun 2013 ini. Itu disebabkan, pencairan dana PMPN-PM tahun ini akan dinilai dari sistem perangkingan menurut proposal yang dimasukkan masing-masing kecamatan. Kemudian dari ranking yang ditetapkan, akan diperiksa nanti, apakah ada yang bermasalah dalam pengembalian SPP atau tidak.
"Jika ada kecamatan yang bermasalah pada pengembalian SPP walaupun rangkingnya ada pada urutan atas, maka kecamatan tersebut diharuskan untuk menyelesaikan setoran. Jika tidak, rankingnya akan kami turunkan dan dana tersebut akan disalurkan untuk kecamatan lain," tegasnya.
Adapun untuk dana PMPN-MP tahun anggaran 2013 ini, jumlahnya mencapai 16,84 miliar. (Jeksen Kewas)



































