Foto: Stevanus Vreeke Runtu saat melakukan orasi.
SVR : Membelot Terancam Sanksi Organisasi
Tomohon, ME
Kabar kurang solidnya Fraksi Partai Golongan Karya (FPG) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tomohon, soal dukungan bagi Pasangan Calon (Paslon) perseorangan Jimmy Feidie Eman dan Syerly Adelyn Sompotan (EMAS), terbantahkan.
Dalam kampanye terbuka yang dilaksanakan, Rabu (4/11) sejumlah personil FPG Kota Bunga, solid mendukung perjuangan EMAS di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tomohon, 9 Desember 2015. Dari 8 personil FPG, sekira 6 legislator beringin hadir. Diantaranya, Miky Wenur, Piet Pungus, Jems Kojongian, Gladys Turang, Jemmy Sundah Frets Keles. Sementara itu, personil FPG, Maria H Pijoh dikabarkan ijin sebab berada di luar daerah. Demikian juga dengan wakil rakyat Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang bergabung dengan FPG, Erens Kereh yang diinformasikan sementara menjalankan tugas partai bersama pengurus DPP Partai Nasdem. Dalam kesempatan tersebut, kompak ke-6 personil FPG melakukan orasi dan mendukung pasangan EMAS.
“Intinya kita harus loyal dan menjalankan amanah partai. Golkar menyatakan mendukung EMAS meskipun dari jalur independen. Itu harus diamankan kader, simpatisan termasuk para wakil rakyat,” tegas Ir Miky Junita Linda Wenur, Sekretaris DPD PG Kota Tomohon.
Dengan demikian, EMAS merupakan ‘harga mati’ dan harus diperjuangkan untuk menggapai kemenangan. Hal senada ditegaskan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PG Sulawesi Utara (Sulut) Drs Stevanus Vreeke Runtu. Kata dia, instruksi untuk memenangkan pasangan EMAS di Pilkada serentak, mengacu pada putusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).”Jadi Golkar mendukung penuh. Jika ada kader Golkar yang menyatakan mendukung Paslon lain, itu imitasi,” koarnya.
Ia berharap kader PG Tomohon untuk kompak mengamankan keputusan partai ini.”Sehingga, dengan kekompakkan kita bisa meraih kemenangan,” kunci penjabat Ketua DPRD Sulut.(victor rempas)



































