Polda Bongkar Kasus ‘Mengendap’


Manado, ME

Tekad memberangus aksi kejahatan di Bumi Nyiur Melambai, kembali bergema. Gong penumpasan pelaku kejahatan, masif ditabuh Korps Bhayangkara besutan Brigjen Pol Wilmar Marpaung. Sederet kasus lama yang belum terkuak, mulai diseriusi. Kinerja Tim Manguni digenjot.

Diakui, jika banyak kasus kriminal seperti korupsi maupun pembunuhan, telah diselesaikan hingga ke pengadilan. Namun, tugas dan tanggung jawab sebagai pengayom masyarakat, konsisten dilanjutkan Kepolisian. Termasuk, membongkar kasus kriminal yang belum terungkap.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut), Kombes Pol Pitra Ratulangi, mengatakan, masih banyak kasus kriminalitas yang belum selesai terutama kasus pembunuhan ataupun dugaan pembunuhan.

"Untuk itu, kami (Tim Manguni) fokus untuk menyelidiki kasus-kasus lama yang belum selesai. Seperti, kasus pembunuhan yang belum terungkap atau pelakunya belum diketahui," jelasnya kepada Media Sulut (MS), belum lama.

Pitra pun menyinggung soal kasus kematian seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pengadilan Negeri (PN) Tondano,  Jenny Maweru (48) warga Kelurahan Sasaran Lingkungan IV Kecamatan Tondano. Sempat dikabarkan menghilang, Maweru ditemukan meninggal dan terapung di pintu air Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Tonsea Lama, Senin (10/10). Pitra berjanji untuk menyeriusi kasus ini.

"Kami akan selidiki, apakah memang meninggal atau ada dugaan dibunuh kami akan telusuri kebenarannya," beber Pitra.

Manuver perang terhadap aksi pemakzulan hukum, mendapat dukungan penuh masyarakat di jazirah utara Pulau Celebes. Aktivis pemuda Minahasa Raya, Olvander Patirukan, mendukung penuh upaya penegakkan hukum Polda Sulut. Apalagi, menurut Patirukan, untuk kasus-kasus lama yang sempat ‘meledak’.

”Itu kewajiban penegak hukum untuk menuntaskannya.  Apalagi, sudah sempat diketahui masyarakat. Jika tidak terungkap justru masyarakat akan kecewa dengan proses hukum di daerah ini. Kami berharap penuh agar Polis bisa mengungkap semua kasus dan memberikan sanksi tegas kepada pelaku jika terbukti,” harapnya.(melky tumilantouw/media sulut)



Sponsors

Sponsors