Pilkada Boltim Kans Chaos

Perkuat Gakumdu di Pilkada Serentak


Boltim, ME

Aroma permasalahan terendus pada laga puncak pesta demokrasi serentak, 9 Desember 2015 di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Momentum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ini, disandera sejumlah persoalan pelik. Seperti, dugaan maraknya keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga potensi gesekan antar pendukung Pasangan Calon (Paslon). Pilkada Boltim kans chaos.

Mengantisipasi terjadinya pelanggaran pidana/hukum saat tahapan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati di Boltim berjalan, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) menggandeng pihak Kepolisian Resort (Polres) Bolaang Mongondow (Bolmong), untuk lebih memperkuat Penegakkan Penindakan Hukum Secara Terpadu (Gakumdu).

Ketua Panwaslu Boltim, Ervina Damopolii melalui Divisi Hukum dan Penindakan, Haryanto, mengatakan, pihaknya pada pekan lalu sudah melakukan pertemuan dangan Kepala Seksi (Kasie) Pidana Umum (Pidum) dan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bolmong. Kata dia, tim dari Polres berencana turun ke Boltim untuk melihat langsung kondisi di lapangan.

“Pada hari Senin, mereka sudah akan turun untuk lakukan croscek lapangan,” beber Haryanto.

Sementara itu, untuk temuan-temuan Panwas di lapangan khususnya untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), dikatakannya, sesuai rekomendasi sudah ditindak lanjuti hingga ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulut dan Bupati Boltim. Semuanya merunut pada surat himbauan Undang-Undang (UU) Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu dan UU Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada yang menyebutkan pejabat negara, pejabat ASN dilarang membuat keputusan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon selama masa kampanye.“Jadi, yang perlu ditindaklanjuti ke Bawaslu itu sudah dilakukan, begitupun ASN yang perlu pembinaan dari Bupati juga kami sudah sampaikan,” urainya.

Untuk temuan yang berpotensi ke ranah hukum, menurut Haryanto, belum ditemukan, namun tetap akan diantisipasi, karena melihat kondisi di lapangan potensi tersebut mulai nampak.“Memang kami sekarang ini lagi gencar-gencarnya melakukan penguatan Gakumdu karena potensi memang sudah ada,” kuncinya.(ismail batalipu/media sulut)



Sponsors

Sponsors