DPRD Manado Bakal Panggil Pengusaha Hiburan


Manado, ME

Kebakaran yang terjadi di karoeke keluarga Inul Vizta, langsung disikapi DPRD Manado. Teranyar, lembaga legislatif besutan Nortje Van Bone, akan memanggil seluruh pengusaha hiburan di Kota Manado, untuk memastikan prosedur keselamatan pengunjung. Selanjutnya, wakil rakyat kompak turun lapangan.

Demikian Ketua DPRD Manado, Nortje Van Bone. Ia berharap setiap prosedur keselamatan bagi pengunjung ditinjau ulang.

"Kita harus bergerak cepat mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan terjadi pada warga. Salah satu cara memanggil mereka melihat prosedur keamanan pengunjung juga pekerja di tempat hiburan mana pun," tegas Van Bone yang turut menyampaikan ungkapan bela sungkawa kepada keluarga korban tragedi Inul Vizta.

Rasa duka mendalam bagi keluarga korban kebakaran juga disampaikan sejumlah anggota DPRD Manado. Apalagi, dari kebakaran tersebut terdapat keluarga dari personil Komisi B, Christania Lina Pusung yang sementara mendapat perawatan medis.

Ketua Komisi B, Revanni Parasan sepakat jika pihak terkait seperti Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud), harus ikut dalam kunjungan sebab dari mereka pula perizinan ikut digawangi."Setiap usaha yang menyangkut hiburan jadi Tupoksi mereka sehingga hal-hal yang kemungkinan salah arah dapat mereka jelaskan," ujar Parasan.

Lebih teknis ditururkan legislator, Lili Walanda. Kata dia, hal teknis penting ada di setiap karaoke dan pub, agar jangan sampai melupakan keselamatan.

Misalkan, mereka harus memiliki lampu darurat yang menyala saat ada kejadian berbahaya, ada tangga darurat, tenaga karyawan terlatih dan lainnya.

"Lewat prosedur semacam itu maka memungkinkan suatu usaha mengembangkan terus kerjaan mereka," tutur personil Komisi B itu.

Senada disampaikan, legislator Komisi A, Mona Kloer, bahwa menciptakan kondisi dan hunian aman sebagai tempat refreshing dan hiburan keluarga sudah jadi kebutuhan setiap warga. Kendati demikian, antisipasi setiap kemungkinan kemungkinan terburuk, pantau kemudian memperbaiki setiap kerusakan kecil berpotensi bahaya jangan dielakkan.

"Penting diakomodir pula tentang jaminan keselamatan bagi pengunjung, menyangkut alatnya. Dan perkara kejadian ini pihak pengelolah tempat hiburan itu harus menyelesaikan tanggung jawab sampai selesai dan Pemerintah perlu mengoptimalkan pelayanan publik dan maksimalkan program," jelasnya.

Dari sejumlah penyampaian penting para penghuni lembaga dewan, masing-masing personil komisi langsung menyetujui Turun Lapangan (Turlap), Selasa (27/10).

Respon Turlap langsung disanggupi pula Ketua Komisi D, Apriliano Saerang sembari menuturkan kalau rekan-rekan komisinya telah menyetujuinya.
Menurutnya, pemanggilan pengelolah usaha guna mendapatkan secara detail keterangan penyebab kejadian. Termasuk lainnya terkait tugas komisi.

"Pemanggilan ini murni bagian pengawasan dan kami punya kewajiban menindaklajutinya. Jika tak pahami prosedur yang telah ada maka tindakan cepat menunda kelanjutan usaha mereka bisa direkomendasikan," pungkasnya.

Diketahui, rata-rata para legislator berkomitmen turun lapangan dengan tujuan meninjau langsung guna memperbaiki kondisi salah antisipasi pihak pengelolah hiburan pub dan karaoke.(devy kumaat/media sulut)



Sponsors

Sponsors