Tahapan Pilsang Direncanakan Usai Pilgub
Bolmong, ME
Jika tidak ada atal melintang, pemilihan Sangadi (Pilsang) di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), akan dilaksanakan setelah Pilgub atau pertengahan Desember nanti.
Kepala Bagian (Kabag) Pemdes Bolmong, Mourine Vivi Rotty, mengatakan, Pemkab Bolmong telah berkordinasi dengan panitia Pilsang di tiap wilayah terkait persiapan tahapan Pilsang. “Persiapan tinggal dua bulan lebih, sehingga perlunya pembahasan dan menyelesaikan permasalahan di setiap desa untuk menghadapi Pilsang,” ucapnya.
Lanjut Rotty, sumber dana Pilsang berasal dari APBD-P, sebesar Rp3 miliar. “Biaya setiap Pilsang menyangkut hal-hal yang bisa dipertanggungjawabkan, honorarium, pengganti transport, ATK (Alalt Tulis Kantor), logistik berbentuk barang dan kelengkapan Pilsang lainnya,” terangnya.
Sementara itu, Staf Ahli Setda Bolmong, Bidang Pemerintahan, Jafar Paputungan mengaku akan menindaklanjuti perencanaan tahapan Pilsang di tiap wilayah. “Dengan dana APBD-P yang telah dikucurkan dapat menyelesaikan dan menyukseskan Pilsang setiap desa,” ungkapnya.
Dikatakan Paputungan, Ketua Panitia dan BPD memiliki tanggung jawab menyelesaikan Pilsang setiap desa. Pemerintah mengharapkan seluruh desa yang akan melaksanakan Pilsang dapat terlaksana semua. Karena pentingnya legitimasi Sangadi di setiap desa bukan lagi Plt atau pejabat.
Terpisah, Kaban Kesbangpol dan Linmas, Dondo Mokoginta SH menuturkan, Legitimasi sangat penting karena demokrasi di setiap desa adalah dasar dalam menghasilkan seorang pemimpin.
“Masa stabilitas harus diperhatikan karena sangat berpengaruh di setiap desa. Panitia harus tanggap menghadapi masalah karena para calon akan menggunakan segala cara menjadi Sangadi secara legitimasi,” tutupnya. (endar yahya/media sulut)



































