2016, Tarumansa Programkan Tangki Penyiram Tanaman Hias


Tomohon, ME

Musim kemarau berdampak buruk bagi kelangsungan pertumbuhan bunga-bunga yang ditempatkan pada sejumlah lokasi di Kota Tomohon. Adalah bunga-bunga yang ditata di patung Tololiu, simpang 3 Matani-Kolongan dan patung Worang depan eks Rindam Kakaskasen. Kondisi tanaman hias pada 2 ornamen khas Tombulu dan di pintu masuk keluar Tomohon, amat memprihatinkan. Terlihat jelas, sudah layu kekeringan dan banyak yang mati.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Seksi Penataan, Dinas Tataruang Pertamanan dan Persampahan (Tarumansa), Emmy Montolalu mengatakan, lokasi yang dikelola oleh Dinas Tarumansa ada 4. "Untuk sementara ini, lokasi tanaman hias yang dikelola ada di 4 titik. Yakni, patung Tololiu, patung Worang, tapal batas bagian utara dan selatan Kota Tomohon," ungkap Montolalu kepada Manado Express di ruang kerjanya, Rabu (21/10).

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Tarumansa, Boy Mandagi saat dikonfirmasi mengatakan, pengelolaan sejumlah taman bunga di Kota Tomohon tetap dilakukan. "Kita tetap melakukan penyiraman, dan kendalanya adalah kemarau panjang yang menyebabkan temperatur udara naik sehingga mempercepat proses pengeringan pada pot bunga. Juga ketersediaan air yang menurun. Jika ada tanaman yang sudah mati, akan diganti. Bulan depan, akan kita ganti dengan jenis bunga yang lain," ucap Mandagi saat di ruang kantor Dinas Tarumansa.

Kadis menginformasikan, tahun depan, sudah diprogramkan untuk meng-upgrade bunga di Taman Kota atau Taman Budaya. "Kemudian, tahun 2016 nanti, sudah diprogramkan, dilakukan pengadaan kendaraan tangki penyiram khusus tanaman hias. Sementara ini, ada 2 orang pekerja harian yang bertugas menyiram bunga-bunga tersebut," tandas Mandagi. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors