Empat Kategori Massa 'Gerogoti' Pilkada Boltim
Boltim, ME
Suasana pesta demokrasi lima tahunan sekali, untuk memilih kepala daerah, di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), dari pantauan Media Sulut dilapangan, terdapat empat kategori massa.
Diantaranya, kategori massa yang ingin melanjutkan kepimpinan dari calon incumben (Sehan Landjar,red), massa yang menginginkan kepemimpinan baru/Bupati baru (Sachrul Mamonto,red), massa yang dalam konteks meluapkan kekecewaan dan kepuasan, serta massa yang bergening dan mempunyai kepentingan tertentu materi.
Empat kategori massa ini pun bercampur aduk dan bisa berada di posisi masing-masing pasangan calon (Paslon) yakni, Sehan Landjar dan Rusdi Gumalangit (SERU) nomor urut 3, serta Sam Sachrul Mamonto dan Medy Lensun (SMILE) nomor urut 2 yang sekarang keduanya menguat di masyarakat.
Saptono Mokoagow salah satu masyarakat Kecamatan Tutuyan mengungkapkan, bahwa kondisi atau keadaan seperti itu memang bukan hal yang baru dalam dunia perpolitikan. Dimana, semua tergantung dari sikap dan didikan dari para pelaku politik (Paslon,red) untuk membuat para pendukungnya mendapatkan pendidikan politik yang baik dan benar. “Saya tidak kaget lagi dengan persoalan begini. Toh, pada akhirnya siapa pun yang nantinya terpilih sebagai Bupati itu yang harus didukung bersama. Janganlah kita menjadikan hal itu sebagai problem yang dapat memicu hal-hal negativ. karena itu merupakan bentuk perwujudan demokrasi juga terutama di daerah Boltim ini,” terangnya..
Tono, sapaan akrabnya menghimbau, kiranya semua paslon pilkada Boltim dapat menetralisir masing-masing simpatisan pendukungnya agar tidak meresahkan masyarakat lainnya yang tidak terlibat dalam suasana 'konflik' massa pendukung paslon. “Aman-aman saja. Silahkan meluapkan energi dukungan terhadap masing-masing calon yang diminati namun juga harus tetap menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban kampanye. Jangan gampang terpancing suasana sehingga emosi nantinya kita sendiri yang bakal rugi kalau terjadi apa-apa, apalagi jika sampai masuk ke ranah hukum,” tandasnya.
Sebelumnya Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boltim, Awaludin Umbola selalu mengingatkan soal proses perwujudan dari pilkada berintregritas, dimana KPU bersama panitia pengawas (Panwas) Kabupaten Boltim sangat berharap para massa pendukung dan juga paslon bisa bersinergi menciptakan suasana nyaman dan tertib bagi orang lain. “Kita himbau dalam pelaksanaan kampanye kiranya jangan melanggar ketentuan aturan yang telah dikeluarkan KPU agar tidak menjadi masalah hingga bisa menjadi bomerang/berimbas kepada para paslon masing-masing,” ingat Umbola.
Adapun untuk paslon nomor urut 1 Candra Modeong bersama Supratman Datungsolang (CERDAS) terinformasi melakukan manuver yang tak kalah kuatnya seperti dikalangan masyarakat bawah yang sekarang juga sudah mulai menjadi bahan perbincangan hangat di masyarakat. (ismail batalipu/media sulut)



































