Jago Merah 'Berulah', Balita 2 Tahun Terpanggang


Manado, ME

Jago merah 'berulah' lagi. Kini melalap hangus 4 rumah warga serta seorang balita Gracia Asar (2) terpanggang di dalam kediamannya. Kejadian ini di Jalan Lorong Inpres Lingkungan 7, Politeknik Permai, Kecamatan Mapanget, Kamis (8/10) sekitar pukul 22.00 WITa.

Menurut data yang diperoleh, malam itu awalnya listrik padam. Selang beberapa jam listrik kemudian menyala, pada saat bersamaan  rumah keluarga Asar-Dodi ikut terbakar. Api dengan cepat menghanguskan bangunan rumah tersebut, dan merambat ke rumah keluarga Asar-Dodi berlanjut ke rumah Ruitan-Weku kemudian Asar-Ruitan dan terakhir rumah Jacob-Mananggung.

Warga sekitar berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, tetapi rumah mereka dengan cepat dihanguskan kobaran api. Akhirnya korban Gracia Asar dan benda-benda lain tak  terselamatkan. Api berhasil dipadamkan 30 menit ketika  6 mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Setelah dilakukan evakuasi petugas pemadam kebakaran menemukan korban dengan posisi tertelungkup dan seluruh tubuh korban hangus.

Ayah korban Adi Asar mengatakan, waktu itu ia sedang pergi keluar membeli pisang goreng. Tidak bisa melakukan apa-apa untuk menolong anaknya. Adi tak kuasa melihat anaknya sudah dalam keadaan terpanggang. Ia hanya bisa menangis dan berteriak "Ohhh Tuhan Kasiang, wadooouuuu," tuturnya lirih.

Nova Panday, saksi mata mengatakan, rumah yang pertama kali terbakar kediaman Keluarga Asar-Dodi. Kemudian merambat ke beberapa rumah warga lạin. ''Saat lampu baru menyala sekitar 5 menit, api di rumah itu sudah membesar, '' ungkapnya.

Kasubag Humas Polresta Manado Iptu Agus Marsidi membenarkan kejadian hal tersebut. "Kejadiannya menewaskan korban Gracia Asar, sumber pemicu terjadinya kebakaran masih belum diketahui. Kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian," urai Agus.



Sponsors

Sponsors