Foto: Walikota Tomohon saat diwawancarai sejumlah media.
Oktober 2015, Pemkot Bagikan 12000 KIS
Tomohon, ME
Kartu Indonesia Sehat (KIS) itu sebenarnya bentuk dari Jaminan Kesehatan Masyarakat yang bertransformasi. Ini dikatakan Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman SE Ak, saat diwawancarai sejumlah wartawan. Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon menyerahkan KIS secara simbolik kepada masyarakat. Penyerahan ini berlaksana di gedung serba guna Kelurahan Kakaskasen 2, Tomohon Utara, Senin (5/10).
Walikota mengungkapkan, kurang lebih 27000 KIS akan dibagikan ke masyarakat Kota Tomohon. "Untuk Oktober ini, kami akan membagikan 12000 kartu ke masyarakat. Selain dana Jaminan Kesehatan Nasional, ada juga Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Jamkesda yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), yang telah mengcover kurang lebih ada 43000 masyarakat," ungkap Eman.
Eman mengatakan, Pemkot Tomohon, telah berdiskusi dengan kepala Badan Pelaksana Jaminan Sosial cabang Tondano. "Terkait APBD akan ditetapkan pada 2015 ini, maka kami bersama-sama dengan BPJS telah menghitung alokasi dana untuk kesehatan. Sehingga pada 2016, kita akan berupaya semua masyarakat Tomohon sudah bebas berobat gratis," katanya.
Walikota menambahkan, hingga saat ini, tersisa sekitar 10000 orang lagi yang belum tercover. "Mereka termasuk dalam perusahaan Badan Usaha Milik Daerah atau Nasional, ternyata tidak bisa dicover oleh dana pemerintah. Misalnya, RS Gunung Maria, RS Bethesda, atau Yayasan Katolik dan GMIM. Yayasan tersebut harus harus mengcover kesehatan pegawainya dalam bentuk asuransi," tandas Eman. (hendra mokorowu)



































