Pemprov Tegur SPBU Nakal


Manado, ME

Belum adanya kepastian kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), tetapi antrian kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mulai memacetkan ruas jalan yang berdekatan dengan SPBU, demi mendapatkan BBM yang masih murah bersubsidi.

Adanya isu kenaikan harga BBM dalam waktu dekat ini, sejumlah pengusaha Pertamini (penjual eceran, red), meraut keuntungan sepihak. Ironisnya, dibeberapa SPBU yang ada tetap melayani antrian dengan menggunakan galon, bahkan tidak sedikit yang menutup transaksi SPBU lebih awal dengan alasan stok BBM habis.

Terkait dengan masalah tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut), lewat Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi, DR. Andry Manengkey. MSi jumat (07/06) mengatakan, “kami selalu berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan saat ini masih dalam penyesuaian harga untuk BBM”.

Lanjutnya, "Pemprov juga sudah mengingatkan kepada pihak pertamina untuk memberikan teguran serta sanksi tegas terhadap SPBU nakal yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. “Masyarakat juga jangan terpengaruh dan khawatir dengan isu kenaikan BBM, kalau perlu masyarakat yang mengawasi sehingga tidak ada penimbunan BBM,” tutup Andry.(Kenny Tulangow)

Foto : Ilustrasi SPBU



Sponsors

Sponsors