Foto: Saat Walikota menyerahkan piala kepada anak pemenang lomba.
Ratusan Anak Kuasai ABI
Tomohon, ME
Ratusan anak kecil menguasai gedung Auditorium Bukit Inspirasi (ABI), Senin (5/10). Hal itu dikarenakan oleh perayaan Hari Anak Nasional (HAN) 2015 di Kota Tomohon. HAN kali ini spektakuler, Sejak sekitar pukul 10:00 Wita lokasi ABI sudah dipenuhi keramaian anak-anak beserta orang tua yang mendampingi. Sebanyak 54 Taman Kanak-kanak dan Kelompok Bermain se-Kota Tomohon terkonsentrasi di ABI.
Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman SE Ak mengatakan, sesuai tema, Wujudkan Lingkungan dan Keluarga Ramah Anak, ada 3 subtema yang juga perlu diangkat. Pertama, bangun karakter anak Indonesia yang berkualitas dan beraklak mulia. Ke-2, mewujudkan ketahanan keluarga untuk mendorong tumbuh kembang anak sehat dan berprestasi. Mewujudkan rekonstruksi sosial dalam menciptakan lingkungan yang melindungi hak anak. "Peringatan Hari Anak Nasional 2015 dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak Indonesia agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal," ungkap Eman dalam sambutannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Kota Tomohon, Drs. Gerardus Mogi dalam laporannya menyampaikan berbagai kegiatan perlombaan dalam memperingati HAN 2015. "Kegiatan sudah terlaksana, antara lain, lomba presenter cilik, mengucap syair, bintang vokalia, gerak dan lagu, paduan suara, berpakaian seragam sekolah yang baik dan peragaan busana daerah. Kegiatan ini diikuti oleh 54 Taman Kanak Kanak dan Kelompok Bermain se- Kota Tomohon," jelas Mogi.
Dalam acara ini dirangkaikan dengan penyerahan hadiah lomba, yakni berupa piala, piagam, BOP dan beasiswa oleh Walikota Tomohon. Turut hadir, Ketua DPRD Kota Tomohon yang juga Bunda Pendidikan Anak Usia Dini, Ir Miky Wenur, Wakapolres Tomohon, Kompol Alkat Karouw SSos, Kasubag Pembinaan Kajari Tomohon, Anita Kulla SH, Pimpinan Bank Sulut Cabang Tomohon, Pimpinan Bank Negara Indonesia Cabang Tomohon, Pimpinan Bank Rakyat Indonesia cabang Tomohon. (hendra mokorowu)



































