Foto: Harley Mangindaan dan Jemmy Asiku ketika Meninjau Bantaran Sungai.
Mangindaan-Asiku Dialog Bersama Warga Bantaran Sungai
Manado, ME
Sosialisasi berbagai program kerja yang bakal dijalankan oleh pasangan Nomor Urut 1 Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Manado, Dr Harley Mangindaan (HM) bersama Jemmy Asiku (JA) kian merambah ke berbagai pelosok kota Manado, dan kali ini bertempat di Ternate Tanjung, Singkil, Rabu (30/9). berbagai program kembali dijabarkan kepada masyarakat.
Hadir Tokoh Masyarakat (ToMas) Singkil Anwar Kadidi dan mengungkapkan bahwa kehadiran dua calon pemimpin kota ini, khususnya Mangindaan merupakan nostalgia bagi masyarakat Ternate Tanjung yang begitu perhatian sewaktu bencana banjir 15 januari lalu.
"Agar supaya tidak terlupakan, kedepan program yang dibawah Mangidaan-Asiku bisa kena ke masyarakat langsung. Apalagi disini (Ternate Tanjung) sering dilanda musibah banjir, untuk itu kami harapkan program nantinya tepat dan bisa dapat direalisasikan, karena masyarakat tidak meminta yang muluk-muluk," ujar Kadidi.
Mangindaan didampingi Asiku menuturkan, mengatakan 8 program Pemerintah Kota (Pemkot) Manado saat ini merupakan bagian dari dirinya sebagai Wakil Walikota selama 5 tahun. Untuk itu dirinya menegaskan, terkait isu yang berkembang, program tersebut tidak akan dihilangkan.
"Program yang ada sekarang tidak akan dihilangkan tapi justru akan dioptimalkan. Program ini semuanya berkat doa dan usaha bersama antara pemerintah, para anggota dewan dan masyarakat," tegasnya dan menyentil bantuan untuk warga korban bencana alam banjir di Manado pada tanggal 15 Januari lalu, akan segera mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat.
Lebih lanjut Mangindaan meminta masyarakat mencek ke pemerintah di kelurahan maupun di lingkungan sehingga penyaluran nantinya tidak bermasalah dengan pendataaan.
Sementara personil Dewan Kota Manado, Fanny Mantali menekankan, bahwa bantuan dari pemerintah pusat untuk warga korban banjir, tidak lepas dari usaha bersama dari Pemkot dan DPRD serta doa dari masyarakat kota Manado.
Ditambahkan, dana tersebut sudah ada dan nantinya dana ini akan dikucurkan sesuai dari kerusakan rumah masing-masing korban bencana. Dipastikan kucuran dana sebesar Rp 213 Miliar.
"Bantuan bencana usaha bersama, bukan bahan politik, karena memang bantuan ini untuk masyarakat kota Manado khususnya korban bencana. Tidak ada yang mengatasnamakan pasangan calon manapun. Ini juga merupakan aspirasi masyarakat dan diperjuangkan bersama pemerintah dan dewan,"pungkas Mantali. (tim ME)



































