Minta Kursi Ketua DPRD Sulut

Aliansi Masyarakat Adat Bolmong Datangi Gedung Cengkeh


Manado, ME

Aliansi Masyarakat Adat Bolaang Mongondow (Amabom) mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut). Mereka termasuk tokoh adat yang masih memiliki darah keturunan raja-raja Bolmong. Maksud dan tujuan mereka guna menjalin hubungan baik  dengan para wakil rakyat asal Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Ketua Umum Amabom, Z. A Jemy Lantong mengatakan, untuk pertama kalinya mereka datang ke kantor dewan dalam rangka bersilahturahmi dengan para tokoh legislatif. Sekaligus melihat sepak terjang para legislatif Bolmong di gedung cengkih tersebut terkait upaya pemekaran BMR. "Kami ingin melihat sampai dimana usaha para wakil rakyat menyangkut pemekaran BMR," cerocosnya.

Menurutnya, pemekaran BMR merupakan hal yang sudah dirindu-rindukan sejak lama oleh masyarakat BMR. Makanya, mereka ingin tahu langkah-langkah apa saja yang diambil para anggota dewan ini terkait BMR.

Dalam kesempatan ini pun mereka bermaksud mendukung anggota dewan asal Bolmong sekiranya dapat terpilih sebagai Ketua Dewan Sulut. Bagi mereka sudah saatnya legislatif asal Bolmong mengambil peran dalam kursi ketua dewan. Seandainya yang jadi dari Bolmong mereka berharap akan membantu keinginan mereka untuk menjadi BMR. "Kami rindu dari daerah kami diperhatikan juga, dalam kepemimpinan kami meminta untuk kali ini mendapat kursi sebagai ketua dewan," tutupnya.

Sementara, personil DPRD Sulut asal BMR, Julius Jems Tuuk mengungkapkan, kedatangan mereka untuk berkonsultasi masalah pemekaran tersebut. Dikatakannya mereka adalah masyarakat adat keturunan para raja Bolmong. "Mereka datang untuk menjalin silahturahmi dengan kita," bebernya.

Adapun dari Amabom yang datang ialah Ketua Umum  Z A Jemy Lantong, Sekretaris Mulyadi Mokodompit. Juga dari pengurus daerah, Iqbal Datunsolang (Bolmong Utara), Risman Baya (Bolmong Selatan) dan Dr ins Ridwan Lasamuda (Kota Kotamobagu). (tim me)



Sponsors

Sponsors