Foto: Soni Sumarsono.
Sumarsono: Perkuat Identitas Lokal
Manado, ME
Hari Ulang Tahun (HUT) ke -51 di tahun 2015 merupakan momen penting bagi seluruh masyarakat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Di hari yang penting ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulut juga menggelar Rapat Paripurna Istimewa. Agenda itu dilaksanakan di ruang sidang DPRD Sulut, Rabu (23/9).
Di sela-sela acara penuh makna itu, diurai perjalanan Sulut lewat sambutan oleh Penjabat Gubernur, Soni Sumarsono.
Sumarsono mengungkapkan, sangat bersyukur dan berbangga karena bumi Nyiur Melambai memiliki catatan sejarah yang luar biasa. Nilai luhur yang ditanamakan para pendahulu di tanah Sulut yang mampu mengokohkan kerberadaannya. Sulut merupakan bagian dari Indonesia yang terkenal sarat akan nilai budayanya dan nilai kearifan lokal. Sebagaimana pula nilai luhur dengan semboyan dari Doktor Sam Ratulangi mengenai ‘sitou timou tumou tou’ yang berarti juga ‘manusia hidup untuk menghidupkan orang lain’.
“Nilai luhur dan kearifan lokal harus menjadi daya saing di zaman sekarang ini,” papar Sumarsono.
Dirinya menuturkan, warga Sulut perlu memberikan kontribusi dalam lintasan waktu sejarah. “Kita harus memiliki daya saing dengan karakter identitas lokal. Sulut sebagai daerah pluralis senantiasa mantap. Perlu terus diperjuangkan dan dipertahankan,” tegasnya.
Berbagai permasalahan dan tantangan sekarang ini, harus diyakini sebagai landasan pijak menjaga kerukunan di Sulut. Tantangan dapat diselesaikan bersama. Masyarakat Sulut harus kokoh sebagai masyarakat yang mandiri. “Mampu menghindari kepentingan pribadi dan pola pikir yang pragmatis. Sulut telah beberapa kali memperoleh opini WTP (wajar tanpa pengecualian) dan kinerja terbaik,” sambungnya.
Sumarsono meminta, di momentum bersejarah ini semuanya perlu memperkuat komitmen untuk tidak pernah berhenti berkarya, berprestasi. “Prestasi gemilang mengukir dalam peradaban di bumi Sulut. Terlebih dalam pemantapan lingkungan yang berkeadilan,” tandasnya.
Dalam acara tersebut diisi bengan berbagai sajian musik dan tarian tradisional di Sulut. Turut hadir di dalamnya antara lain, pimpinan dan anggota DPRD Sulut, jajaran pemerintah Provinsi Sulut, TNI, Polri, Tokoh Masyarakat/Agama dan para undangan lainnya. (tim me)



































