Simulasi Bencana, TNI Turunkan 2000 Personil


Tomohon, ME

Dalam rangka penanggulangan bencana letusan gunung Lokon, Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama TNI melakukan persiapan untuk Simulasi, Senin (21/9). Gladi bersih dilaksanakan di Stadion Babe Palar Walian.

Panglima Kodam (Pangdam) VII/Wirabuana Mayjen TNI, Bachtiar SIP MAP mengatakan, simulasi penanggulangan bencana letusan gunung berapi sangatlah penting, hal ini dalam rangka meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan ketika terjadi bencana. "Dipilihnya Kota Tomohon dalam simulasi ini karena memiliki gunung berapi yang berpotensi erupsi. Sehingga sebagai bagian tugas dari TNI, Mabes TNI memprogramkan dalam bentuk simulasi penanggulangan bencana letusan gunung di Kota Tomohon," ungkap Bachtiar.

Pangdam menambahkan, pada puncak Simulasi yang akan digelar Selasa (21/9) hari ini, pihaknya akan melibatkan sekitar 2000 personil TNI.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tomohon DR Drs Arnold Poli SH MAP mengimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di radius dekat dengan Lokon untuk lebih waspada. "Saat ini kondisi gunung Lokon berada pada level tiga atau siaga. Untuk itu warga yang beraktivitas di wilayah gunung Lokon agar lebih berhati-hati, dan waspada, hal ini untuk mengantisipasi ketika ada bencana letusan," himbau Poli.

Hadir dalam kegiatan tersebut para unsur Dirlat Mabes TNI, unsur BPBD Kota Tomohon, Korem, Dandim 1302 Minahasa, Koramil Tomohon, Kapolres Tomohon dan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah Pemkot Tomohon. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors