Foto: Jimmy Eman.
Tomohon Tambah Dokter Spesialis, Segera Miliki RSUD
Tomohon, ME
Kota Tomohon saat ini tersedia 2 Rumah Sakit swasta. Tahun ini dalam tahap perencanaan, Pemerintah Kota (Pemkot) akan membangun 1 unit Rumah Sakit Umum Daerah. Perhatian besar Pemkot ditujukan pada sektor kesehatan masyarakat. Hal itu ditandai dengan tersedianya infrastruktur kesehatan yang memadai yakni, 6 pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) rawat inap, 1 unit non rawat inap. Puskemas pembantu sebanyak 29 unit yang tersebar di kelurahan-kelurahan se-Kota Tomohon. Kemudian tenaga dokter dan paramedis. Implikasinya, membaiknya indikator derajat kesehatan masyarakat, usia harapan hidup mencapai 77,40 tahun.
Walikota mengatakan, prestasi di bidang kesehatan selang 5 tahun ini sangat baik. Pemkot Tomohon telah mendapat penghargaan Manggala Karya Bhakti Husada, jasa menggerakkan dan memberdayakan masyarakat hidup sehat. Berikutnya, Swasti Saba Padapa serta menggondol predikat Kota Sehat dari Kementerian Kesehatan RI. "Hal itu berkorelasi positif dengan keberhasilan di Bidang Kependuduksan dan Keluarga Berencana Nasional. Dengan mendapatkan penghargaan Manggala Karya Kencana dari BKKBN RI," kata Eman.
Walikota juga menambahkan, dalam kurun waktu 5 tahun tidak ditemukan gizi buruk. Keluhan kesehatan tercatat sebanyak 49.417 kasus. Jenis keluhan yang paling banyak, hipertensi 37,53 persen. Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) 20,92 persen. Kecelakaan 1,98 persen. Data ini seperti yang tertera dalam laporan kemajuan Tomohon Tahun 2014. "Pemerintah Kota Tomohon akan melanjutkan program di bidang kesehatan, ketersediaan dokter spesialis di tiap Puskesmas," tambah Eman.
Senada dengan itu, Kepala Bagian Humas dan Protokol Kota Tomohon, FF Lantang SSTP menghimbau masyarakat, menjaga kesehatan dengan memperhatikan lingkungan sekitar. "Jika perlu gunakan masker untuk mencegah penyakit ISPA yang sering terjadi akibat musim panas berdebu," himbau Lantang. (hendra mokorowu)



































