Umat Katolik dan GMIM Bekerja Sama

Spirit Mapalus Dalam Pembangunan Gereja


Tomohon, ME

Terkenang peristiwa memilukan bagi masyarakat Kakaskasen, khususnya warga Katolik Paroki Santo Fransiskus Xaferius Kakaskasen Tomohon. Ketika terjadi musibah kebakaran pada gedung gereja, 14 Juli 2009, 6 tahun silam. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum Panitia Pembangunan Gereja (Ketum PPG), Antonius Toreh SSos dalam sambutan pada Pemberkatan Gedung Gereja St Fransiskus Xaferius Kakaskasen, Senin (14/9).

Gereja ini dibangun secara swadaya umat Katolik bersama-sama dengan warga GMIM. Hal ini diungkapkan oleh Ketum PPG dalam pembacaan laporan pembangunan gedung gereja di aula Karya Indah. "90 persen pembangunan melibatkan orang Kakaskasen yang di dalamnya jemaat Paroki ST Fransiscus Xaferius beserta warga GMIM," ungkap Toreh.

Sebelumnya telah dilakukan penandatanganan peresmian prasasti gereja yang dilakukan oleh Uskup Manado, Mgr Joseph Suwatan Msc dan Walikota Tomohon, Jimmy Feidie Eman SE Ak. Dilanjutkan dengan pengguntingan pita pada pintu utama dilakukan oleh Uskup dan Walikota secara bersama-sama.

Sementara itu, Walikota dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kota Tomohon memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi bagi pimpinan gereja dan seluruh umat Katolik. Karena telah membina serta membangun keutuhan gereja dan umat. Juga turut menjaga kerukunan, memelihara toleransi antar umat beragama, sekaligus berperan aktif bagi kelangsungan pembangunan Kota Tomohon. "Bukan hanya karena kekuatan manusia saja sehingga gereja ini dapat dibangun, tetapi juga karena kekuatan spirit Mapalus dan dukungan para donatur. Kiranya spirit ini selalu ada di antara umat Katolik dan seluruh masyarakat Tomohon," tandas Eman. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors