Foto: Bartje Assa.
Pelajar Berprestasi Manado Segera Diboyong Walikota ke Jepang-Singapura
Manado, ME
Pelajar-pelajar terbaik di Kota Manado tak lama lagi bakal berangkat ke Jepang-Singapura seperti yang dijanjikan oleh Walikota Manado GSV Lumentut beberapa waktu lalu.
Dokumen pengajuan pemberangkatan para siswa terbaik ini telah selesai dibuat dan disetujui oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) dan telah dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado. "Bila tidak ada halangan maka Oktober nanti program pemberangkatan ini akan dilaksanakan," ungkap Bartje Assa, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Manado.
Sebelumnya, GSVL memberikan support agar pelajar SMA/SMK sederajat mempersiapkan diri menghadapi UN, Walikota GSVL mengajak para pelajar di Manado untuk lebih meningkatkan SDM, supaya bisa bersaing dengan daerah-daerah lain di Indonesia, khususnya dengan kota-kota besar.
Walikota visioner ini dalam berbagai kesempatan menantang para peserta UN untuk menjadi yang terbaik, bukan saja di tingkat kota namun terbaik di tingkat provinsi, atau bahkan tingkat nasional.
“Peserta UN yang mendapat nilai terbaik atau Juara I tingkat kota, masing-masing mata ujian, akan mendapat bonus ‘jalan-jalan’ ke Singapura. Kalian akan dibawa melihat dari dekat cara belajar orang Singapura, termasuk perguruan tinggi di sana,” janji Walikota GSVL.
Kemudian untuk peserta UN yang mendapat nilai terbaik atau Juara I tingkat provinsi, masing-masing mata ujian, akan diboyong ke Jepang. “Karena menjadi terbaik tingkat provinsi, maka kalian akan dibawa melihat-lihat beberapa perguruan tinggi di Jepang. Siapa tahu kita bisa bekerjasama dengan Jepang, dan kalian melanjutkan studi di sana. Nantinya, kalian akan didampingi oleh pemandu nantinya,” ujar GSVL memotivasi pelajar peserta UN waktu lalu.
Menariknya meski program ini telah digodok sejak awal tahun dan menjadi salah satu program unggulan Dinas Pendidikan (Diknas) Manado, melalui kelas terminalnya untuk menjaring para siswa terbaik. Belakangan program ini mulai di claim oleh pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Manado dan menuding bahwa janji Walikota Manado GSV Lumentut tidak akan terealisasi.
Mendengar claim seperti ini Bart Assa menjelaskan, semua mekanisme pengusulan anggaran tentu harus melalui pembahasan apalagi program ini di anggarkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) yang saat ini masih sementara berproses, untuk itu dirinya meminta para siswa yang berhasil meraih nilai tinggi dalam Ujian Akhir Nasional, siswa yang masuk dalam kelas terminal serta masyarakat untuk bersabar dan mendukung agar pembahasan APBD-P cepat selesai dan program-program yang sudah direncanakan dapat berjalan (Tim ME )



































