Foto: Salah satu karya Handycraft, bingkai dari gardus dan koran.
Konsen Ubah Sampah Jadi Emas
Tutup Pameran Seni Rupa
Tondano, ME
Komunitas Seni Mandiri (Konsen) Minahasa akan menggelar 'workshop' karya seni di akhir kegiatan, Minggu (6/9), dalam Pameran Karya Seni Rupa yang digelar sejak 4-6 September di studio Mega Art, Rerewokan, Tondano Barat. Dalam workhshop akan ada demo pembuatan handycraft. Sebuah karya dari bahan sederhana seperti sampah yang diubah menjadi barang berguna. Selain itu, ada kegiatan 'Performence Art' yakni baca puisi dan eksperimental musik.
Kegiatan yang dirintis oleh ketiga seniman Altje Wantania, Charlie Boy Samola, Alfrits Ken Oroh ini untuk mendorong pribadi yang lain untuk bisa berkreasi. Dengan ini diharapkan, seseorang mampu mengembangkan dirinya dalam usaha secara mandiri.
"Kegiatan ini bisa berhubungun dengan entrepreneurship, melatih jiwa berusaha secara mandiri, mengubah sampah jadi emas," papar Ken Oroh.
Oroh menyampaikan, kegiatan ini akan terus berlanjut. Telah ada jadwal yang sudah diatur sekali dalam sebulan. "Sudah siapkan waktu yang terjadwal, berikutnya pada saudara Charlie di Kolongan Kalawat Minahasa Utara di akhir bulan 25-27 September," cerocosnya.
Sementara itu, pada acara workshop nanti turut terundang seniman-seniman Sulawesi Utara (Sulut), sejarawan, budayawan dan beberapa komunitas serta organisasi. Di dalamnya yakni komunitas-komunitas jaringan Mawale Movement, Institut Kajian Budaya (IKBM), Sanggar Oengoe, Teater Ungu, Komunitas Seniman Budayawan Tionghoa, Lembaga Advokasi Mawale Movement, Gerakan Minahasa Muda (GMM), Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Ikatan Intelektual Muda (Ilmu) Sulut, Sanggar Seni Budaya 'Tionghoa Sulut', Teater Club Manado (Unsrat), Teater Club Samaria (Pakoa), Teater Kronis, Sanggar Seni Rohani Sion, Sanggar Ne Tou Dano, Warung Karlota, Save Danau Tondano, Komunitas Pecinta Alam Manguni, Generasi Muda Pecinta Alam (Gempa) Urongo, Out Sider Tondano, Mapalus Tataaran Satu, Ninja Club Minahasa, Dewan Pimpinan Tonaas (DPT) Brigade Manguni (BMI), Sanggar Dodoku, Waraney Wuaya, Wala Minahasa, Sanggar Tumondei, Waruga Band, Pawowasan Tondano, Pecinta Situs Budaya Tondano. (arfin tompodung)



































