Foto: Ferdinand Mewengkang.(Ist)
Wilayah Malalayang Minta SMA
Manado, ME
Sejumlah wilayah di Kota Manado membutuhkan sarana pendidikan. Harapan itu terjaring dalam agenda reses yang dilakukan wakil rakyat Sulawesi Utara (Sulut) daerah pemilihan (Dapil) Manado, Ferdinand Mewengkang.
“Saat reses, warga banyak mengungkapkan mengenai persoalan sekolah. Di Malalayang Satu dan Malalayang Dua misalnya, daerah yang besar itu ternyata sama sekali tidak ada SMA (Sekolah Menengah Atas),” ungkap Mewengkang, sembari menjelaskan jika saat reses ia menjumpai warga di Karombasan Dua, Sario dan Malalayang Dua.
“Dulu katanya pernah ada SMA PGRI tapi mati-hidup. Saya anggap permintaan mereka wajar. Bayangkan, dari sekitar RS Prof Kandouw, perum-perum di atasnya, tak ada SMA sama sekali,” sambungya.
Ketua Komisi I DPRD Sulut ini pun menegaskan, akan menindaklanjuti aspirasi itu agar bisa terealisasi. “Saya akan langsung rekomendasikan itu ke Komisi IV dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulut itu. Agar segera ada pembangunan SMA di wilayah tersebut,” tandasnya.
Persoalan pendidikan lain ia temui di daerah Karombasan Dua. Warga meminta agar ada penambahan ruangan kelas di SD yang ada di wilayah mereka.
“Warga minta penambahan ruang kelas karena SD yang ada tidak lagi bisa menampung murid. Saya sudah sampaikan ke Kepala Sekolahnya segera membuat proposal untuk diajukan ke Kepala Dinas Pendidikan Nasional,” jelasnya.
Politisi Partai Gerindra ini juga menegaskan, akan mendampingi pihak sekolah untuk melancarkan realisasi keinginan warga. “Saya akan dampingi ke Komisi Empat. Akan saya sampaikan melalui kawan Partai Gerindra di komisi itu baru saya ikuti. Begitu juga yang berkewenangan dengan pemerintah Kota Manado. Akan kita sampaikan sesuai prosedur yang ada. Saya tentu akan meminta kawan-kawan wakil rakyat untuk ikut mengawalnya,” kuncinya. (rikson karundeng)



































