Urai Kemacetan Manado, Mewengkang Usul Angkutan Laut

‘Tempat Usaha Wajib Ada Parkiran’


Manado, ME

Seiring waktu, pembangunan Kota Manado terus bergerak maju. Jumlah kendaraan bermotor pun ikut meningkat. Kemacetan pun kini membungkus Kota Manado.

Salah satu alternatif untuk mengatasi kemacetan adalah menyiapkan angkutan laut. Ide itu dilontarkan warga Kota Manado yang juga personil DPRD Sulut, Ferdinand Mewengkang.

“Paling cepat siapkan angkutan laut di pesisir pantai. Yang dari Malalayang atau Tateli dan Kalasey sampai kawasan Marina Plaza. Itu sekaligus pendapatan rakyat kalau mereka tidak melaut. Pemerintah hanya perlu siapkan fasilitas dermaga kecil,” terang Mewengkang.

Solusi lain dengan cara menertibkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). “Tertibkan IMB. Pemerintah yang berkompeten mengurus IMB, kalaumengeluarkan izin harus memperhatikan, tempat usaha itu minimal punya parkiran,” tandas Ketua Komisi I DPRD Sulut ini.

“Sekarangkan tempat usaha menjamur tapi tidak ada parkiran. Pengunjung memanfaatkan badan jalan untuk parkir. Jadi, rumah makan, hotel, toko harus punya parkiran,” sambungnya.

Disiplin berlalulintas juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan pengguna jalan maupun petugas lalu lintas. “Disiplin berlalulintas penting. Warga pengguna jalan kita sekarang masih kurang peka, melambung seenaknya. Kadang-kadang di jalan saat melalui traffic light, hanya lihat ada polisi atau tidak kemudian menerobos. Bukan lihat lampu merah atau tidak,” ungkap Mewengkang.

Menurutnya, disiplin itu masalah prilaku. “Merobah prilaku memang sulit. Maksudnya, perilaku masyarakat dan petugas jalan raya. Petugas juga harus tegas dalam menjalankan aturan di jalan raya,” kunci politisi Partai Gerindra itu. (rikson karundeng)



Sponsors

Sponsors