Foto: Maya Rumantir-Glenny Kairupan.
Bersinar Optimis 65 Persen
Manado, ME
Pasangan Maya Rumantir-Glenny Kairupan tak bisa dipandang sebelah mata. Potensi yang dimiliki calon gubernur dan wakil gubernur serta
kekuatan mesin partai jadi jaminan. Tak tanggung-tanggung, jagoan Partai Gerindra dan Partai Demokrat ini bahkan siap memenangkan
pertarungan dengan raihan 65 persen suara.
“Kalau tiga pasang yang maju, kita berimbang. Tapi kalau head to head, target kita optimis meraih 65 persen dukungan suara,” aku Ketua dan
Sekretaris Tim Pemenangan Sulut Maya-Glenny, Ferdinand Mewengkan dan Muhamad Yusuf Hamim Mokodompit, Senin (31/8).
Wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR) akan menjadi salah satu titik kunci kemenangan yang akan direbut Maya-Glenny. “Bolmong dulu
pendukungnya Elly Lasut dan David Bobihoe. Setelah konstelasi berubah, mereka berbalik ke Maya dan Glen. Saya menemui langsung fakta itu
ketika turun ke lapangan,” ungkap Muhamad Yusuf Hamim Mokodompit.
Maya diakui sosok pemimpin yang bisa diharapkan warga Nyiur Melambai. “Ia seorang perempuan yang punya hati ibu, mau melihat anak-anaknya dan mengayomi anak-anaknya. Kemarin ketika turun lapangan, di beberapa tempat, banyak warga memang suka ibu Maya. Mereka suka ia penyanyi, cantik tapi terutama bisa menjadi pemimpin teladan yang baik bagi masyarakat,” sambung anggota DPRD Sulut asal BMR ini.
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulut, Melki Suwawa, menggambarkan kekuatan pasangan Maya Rumantir-Glenny Kairupan yang bisa jadi jaminan kemenangan. “Pendukung calon lain gampang diidentifikasi. Ia pasti dipilih pedukung partai pengusung atau struktur partai pendukung dan keluarga calon. Begitupun pendukung pak Glenny, struktur Gerindra, simpatisan Gerindra dan keluarga. Berbeda dengan ibu Maya. Mau identifikasi sulit. Di mana-mana ada tapi siapa mereka, sulit diketahui,” jelasnya.
“Buktinya dengan pemilihan DPD RI. Ibu Maya tidak kampanye tapi suara terbanyak. Nah oleh karena itu, kalau dalam teori perang, musuh yang sulit dibaca itu sulit dikalahkan. Kalau sudah tahu musuh siapa, mudah dikalahkan. Oleh karena itu, dari sisi itu kami optimis,” tandas
Suwawa.
Figur Maya Rumantir diakui sudah sangat melekat di hati rakyat Sulut. Bukan baru kali ini, bukan baru 10 tahun lalu. “Sejak puluhan tahun
lalu beliau sudah berbuat melalui organisasi-organisasi sosial, yayasan-yayasan. Jadi tidak sulit kami. Ibu hanya turun saja, orang
luar biasa antusiasnya, luar biasa responsnya dan itu tidak dibuat-buat,” bebernya.
Sekarang yang dipikirkan tim pemenangan, fisik Maya Rumantir tetap fit agar bisa menjumpai konstituen sebanyak mungkin. Karena ada banyak warga yang mau bertemu dengannya. “Di mana-mana Maya Rumantir konsisten dengan apa yang ia katakan.
Bersinar (Bersih dan Benar) dia konsisten, tidak hanya di atas panggung. Kalau no politik uang, dia konsisten. Tidak perlu tanda
tangan karena itu kami sangat optimis,” tegas Suwawa.
Dari sisi Glenny Kairupan, Gerindra akan menggenjot mesin partai untuk bergerak maksimal. Mereka akan jamin suara itu terjaga. “Dulu ibu Maya di DPD tidak ada saksi sama sekali di semua TPS. Sekarang minimal Partai Gerindra dan Partai Demokrat , kita akan jaga suaranya di
setiap TPS. Kita optimis. Tentu kita tidak sedang menganggap musuh itu sepeleh,” katanya.
“Anggota DPR RI Sulut suara terbanyak meraih 230 ribu suara. Ibu Maya di DPD RI 210 ribu. Jadi bedanya tipis. Bedanya, yang di DPR RI yang
bergerak mesin partai tapi ibu Maya tidak. Ia bergerak sendiri. Hanya turun ke masyarakat sendiri tapi hasilnya luar biasa. Belum jika
mesin Demokrat dan Gerindra digerakkan,” pungkasnya. (rikson karundeng)



































