Foto: Ruth Wangkai MTh.
Ini Sekilas Gambaran Prioritas Peruati Ke Depan
Tondano, ME
Sebelum melangkah di periode baru 2015-2019 Persekutuan Perempuan Berpendidikan Teologi di Indonesia (Peruati), pengurus baru memberikan beberapa gambaran ke depan prioritas program yang akan ditempuh.
Menurut Sekretaris Peruati Pendeta Ratnawati Lesawengen SSi. Teol, Peruati akan berusaha membentuk Badan Pengurus Daerah (BPD) di wilayah indonesia yang belum memilikinya. Untuk pengurus yang sudah terbentuk dengan baik akan lebih dimantapkan. "Kita masih akan melanjutkan untuk melakukan konsolidasi organisasi dengan membentuk daerah yang belum ada Peruati dan memantapkan peruati yang sudah baik supaya ke depan ada kader-kader lagi yang baru dalam Peruati," lugasnya.
Ketua Peruati Pendeta Ruth Ketsia Wangkai MTh mengatakan, Peruati juga akan tetap melakukan usaha penerbitan buku-buku agar masyarakat tahu apa yang menjadi visi dan misi perjuangaan Peruati. "Kami akan tetap membuat penerbitan dan publikasi lewat buku-buku Peruati sehingga masyarakat mengetahui perjuangan Peruati dari visi dan misinya," paparnya.
Hubungan dengan Kongres yang baru dilaksanakan Wangkai mengapresiasi karena telah banyak kemajuan. Berbeda dengan kongres sebelumnya, modelnya tidak dengan gaya hidup perempuan. "Bandingkan dengan di Ambon kongres ini sudah ada perubahan. Sebelumnya sangat bergaya patriarkh, dengan mengentak-hentak meja. Sebab perspektif feminis harus nampak dan tergambar dalam gaya hidup dan ketika kita berkongres. Harus diwujudkan feminis kritis tapi konstruktif," jelasnya.
"Komitmen peruati tidak hanya menjadi sebuah wadah tapi gerakan bersama menuju pembebasan dan transformasi, tidak hanya untuk untuk Peruati tapi berdampak bagi masyarakat luas khusunya kaum perempuan," tandasnya. (arfin tompodung)



































