Foto: Tambatan perahu sudah terhalang bebatuan proyek boulevard tahap dua.
2 Bulan Tidak Melaut, Nelayan Minta Tambatan Perahu Darurat
Amurang, ME
Nelayan di Kelurahan Pondang Kecamatan Amurang Timur mengeluh. Selang dua bulan terakhir para nelayan ini tidak melaut. Penyebabnya adalah tambatan perahu yang biasa mereka gunakan sudah terhalang bebatuan proyek boulevard tahap dua.
"Bagimana mau melaut kalau perahu sudah tidak ada tempat tambatan. Tidak mungkin perahu dibiarkan didekat bebatuan. Kalau dibiarkan perahu bisa hancur dihantam ombak," ungkap Epi Tapada kepada wartawan, Kamis (27/8).
Mewakili nelayan yang lain dia berharap. pemerintah dapat membuat tambatan perahu darurat karena hal itulah yang mereka butuhkan saat ini.
"Kami hanya berharap ada inisiatif dari Pemkab membangun tambatan perahu sementara agar kami bisa melaut," ucapnya.
"Biasanya kalau malam bersama teman nelayan yang lain kita mencari ikan. Tapi karena proyek ini kita harus istirahat melaut," sambung Epi.
Untuk memenuhi kebutuhan keluarga dia mengatakan terpaksa harus jadi tukang ojek karena sudah tidak ada lagi pendapatan tetap.
"Untuk cari uang sementara ini saya jadi tukang ojek. Sudah satu bulan saya jalani profesi ini. Harus bagaimana lagi, istri dan anak harus makan," ujarnya. (jerry sumarauw)



































