Kedisiplinan Wakil Rakyat Disorot


Manado, ME

Sikap yang diperagakan para wakil rakyat di Gedung Cengkeh kembali menuai sorotan publik. Ketidakdisiplinan dalam mengikuti sejumlah agenda rakyat di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) jadi pemantik. Para legislator dianggap tidak lagi disiplin menghadiri rapat paripurna sesuai waktu yang ditetapkan.

"Waktu awal-awal, semua rajin. Tepat waktu menghadiri rapat paripurna. Namun, belakangan disiplin itu sudah mulai kendur," aku Joyke Watania, salah seorang jurnalis yang sehari-hari melakukan tugas liputan di kantor DPRD Sulut.

"Contohnya dalam rapat paripurna Jumat pekan lalu. Sudah jam 10 pagi, baru 5 anggota DPRD yang ada. Itu kami lihat sudah sering terjadi selama beberapa bulan belakangan," tutur Watania.

Nada yang sama dilontarkan pengamat politik pemerintahan, Taufik Tumbelaka. Dirinya bahkan meminta para wakil rakyat belajar dari wartawan pos liputan DPRD Sulut.

"Para jurnalis sudah ada 20 yang hadir sebelum jam 10 pagi tapi wakil rakyat baru 5 orang," sindir Tumbelaka.

Ia pun mengingatkan anggota DPRD untuk terus meningkatkan kapasitas diri dalam pelayanan publik. Salah satu di antaranya melalui ketepatan waktu pada setiap agenda rapat DPRD.

“Ada baiknya anggota dewan belajar dari wartawan soal tanggungjawab pekerjaan. Kapasitas dan integritas DPRD salah-satunya dibuktikan dengan kedisiplinan dan ketepatan waktu,” tandas Tumbelaka. (media sulut)



Sponsors

Sponsors