Eman Ingatkan Konsumsi Pangan Lokal Berkualitas

Dari Lomba Cipta Menu


Tomohon, ME

Kota Tomohon yang dikenal sebagai Kota Bunga kaya akan produk kuliner lokal. Dalam kajian budaya, Kota Tomohon yang juga adalah bagian dari kebudayaan Minahasa memiliki masakan tradisional sehat bergizi. Dalam proses pengolahannya laki-laki dan perempuan sama kedudukannya. Kemampuan itu telah turun temurun diwariskan oleh leluhur. Tak luput juga bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon, dalam hal ini Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Setiap SKPD beradu nyali di arena lomba cipta menu berbasis pangan lokal yang bertemakan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA), Selasa (11/8), di Taman Budaya Tomohon.

Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kota Tomohon, Ir. Vonny Pontoh MBA menjelaskan tentang tujuan kegiatan ini untuk menanamkan rasa cinta akan pangan lokal yang sederahana tapi sehat dan bergizi. Kemudian sasaran paling utama tertuju pada masyarakat yang menitikberatkan pada 4 aspek.
"Sasaran utama kegiatan ini adalah, meningkatkan pemahaman masyarakat akan konsumsi pangan lokal, meningkatkan kreatifitas masyarakat, membangun budaya dalam masyarakat untuk mengkonsumsi makanan lokal sesuai dengan B2SA serta mengangkat citra makanan lokal sebagai produk unggulan," jelas Pontoh yang juga Ketua Panitia Lomba.

Walikota (Walkot) Tomohon, Jimmy Feidi Eman SE Ak memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Panitia yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini. Eman mengatakan, lomba antar SKPD ini merupakan bentuk pemberdayaan Pemkot Tomohon. Pada prinsipnya kegiatan ini untuk memotivasi masyarakat agar mau mengkonsumsi makanan B2SA. Terkait produk bahan pangan lokal, Eman mengingatkan tentang para pendahulu yang hidup sehat serta umur panjang dengan mengkonsumsi pangan lokal berkualitas berupa sagu, jagung, ubi dan lain-lain.
"Lewat lomba ini mari kita budayakan mengkonsumsi makanan berupa sagu, jagung, ubi dan pisang yang termasuk makanan pokok alternatif tapi sehat bergizi dan berkualitas," ujar Eman pada sambutannya.
Eman juga mengajak kepada setiap unit SKPD untuk mensosialisasikan dengan gerakan secara terus menerus agar dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta mengubah pola konsumsi pangan masyarakat menjadi lebih sehat.
"Kiranya kegiatan ini mampu memberikan pengetahuan tentang pentingnya asupan gizi dalam menciptakan generasi yang sehat aktif dan produktif, terutama bagi ibu-ibu dapat mengembangkan kreatifitas mengolah bahan pangan lokal," tandas Eman sebelum membuka lomba. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors