Foto: Bom yang ditemukan.
Petani Desa Durian Temukan Bom Aktif Peninggalan Masa Penjajahan
Sinonsayang, ME
Warga Desa Durian, Kecamatan Sinonsayang, Minahasa Selatan (Minsel), dihebohkan dengan penemuan bom aktif di sungai. Bom yang berbentuk buah pepaya tersebut ditemukan seorang petani.
Bom ini pertama kali ditemukan Markus Sinaulan (42) warga setempat pada, Senin (10/8) Pukul 17:00 Wita saat mencari ikan di sungai.
Saat sedang mencari ikan di kedalaman 3 meter dasar sungai, dia menemukan bom tersebut. Temuan itu kemudian dilaporkan ke kepolisian untuk dilakukan tindak lanjut. (Baca Juga : Bom Aktif Berbobot 250 Kg Ditemukan di Wenang)
Menerima laporan warga, polisi langsung datang ke lokasi penemuan bom.
"Bom sudah di evakuasi oleh tim gegana Brimob Polda Sulut. Situasi aman terkendali," kata Kasat Reskrim Polres Minsel, AKP Syaiful Wachid, Selasa (11/8).
Diduga bom yang ditemukan Markus tersebut merupakan peninggalan zaman penjajahan Belanda dan masih aktif karena pemicu yang ada di bagian bawah masih terlihat utuh. Bom tersebut memiliki panjang 80 cm dan diameter 30 cm. (jerry sumarauw)



































