Tomohon Bersyukur


Tomohon, ME

Hari pengucapan syukur di Kota Tomohon berlangsung meriah. Pengucapan syukur yang dilakukan seluruh denominasi agama di 44 kelurahan, diwarnai dengan kemacetan diseluruh ruas jalan Kota Bunga. Meski begitu, perayaan yang digagas forum keagamaan ini, berlangsung kondusif.

Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE Ak menjelaskan, perayaanm syukur harus dimaknai dengan kesederhanaan, toleransi dan kerukunan umat beragama. Kegiatan ini menjadi momentum penting seluruh masyarakat Tomohon dalam memperkokoh kerukunan dan kedamaian di masyarakat.”Pengucapan syukur jangan dilandasi dengan pesta pora, mabuk-mabukkan hingga aksi-aksi tak terpuji. Momentum ini menjadi langkah maju masyarakat untuk lebih meningkatkan semangat kerja keras, kerja cermat dan kerja tuntas diberbagai sektor,” terang Eman.

Maksudnya, peringatan pengucapan syukur menjadi fondasi masyarakat dalam meningkatkan semangat kebersamaan serta proaktif mendukung program-program pemerintah.”Hal tersebut yang diharapkan dari pengucapan syukur. Saya selalu berdoa bagi masyarakat untuk terus mendapatkan kemakmuran dan berkat dari Sang Pencipta,” aku Eman.

Dia mengapresiasi sinergitas aparat keamanan mulai dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), satuan Linmas dalam menjaga keamanan saat pelaksanaan pengucapan syukur.”Terima kasih atas dukungan semua pihak dalam kegiatan ini,” kunci Walikota.

Senada dikatakan Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Tomohon, Dr Arnold Poli, SH MAP. Kata dia, pengucapan syukur menjadi tanda ungkapan syukur masyarakat atas penyertaan Tuhan dalam kehidupan. Simbol ungkapan syukur dirayakan dalam bentuk ibadah di gereja serta kebersamaan dalam lingkup bermasyarakat.”Teruslah menjadi teladan dalam bermasyarakat. Selamat merayakan momentum pengucapan syukur,” tutup Poli.(victor rempas)



Sponsors

Sponsors