Lape Akui Keputusan Sulit di Manado


Manado, ME

Drama panjang penentuan calon Walikota dan Wakil Walikota Manado dari Partai Demokrat (PD) telah berakhir. Namun sedikit yang tahu jika pucuk pimpinan Bintang Mercy harus melalui langkah pelik dalam proses pengambilan keputusan.

Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat (PD), Ernest Evert Mangindaan, Kamis (30/7) mengungkapkan, keputusan penentuan siapa yang akan diusung PD, merupakan langkah yang sulit.

Dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) bagi Vicky Lumentut untuk maju ke Pemilihan Walikota (Pilwako) Manado, kata Lape, sapaan akrabnya, terjadi Selasa (28/7) sekira pukul 01.00 Wita, dini hari.

"Ini keputusan atau sebuah langkah win-win solution yang ada agar Partai Demokrat jangan sampai tak memiliki calon. Sayang sekali jika Manado tak ada untuk maju," jelas mantan Gubernur Sulut ini.

Politisi senior Demokrat ini menuturkan, tak ada rasa benci ketika partai memilih Lumentut serta Mor Bastian untuk bertarung di Pilwako. Diakuinya, pimpinan tertinggi PD, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat menanyakan soal pencalonan anaknya, Harley Mangindaan (Ai). Namun dengan tegas pria pensiunan Jendral itu menyampaikan, tak keberatan karena sejatinya Ai telah diterima di Partai Gerindra dan Partai Hanura.

“Ketika keduanya sudah memiliki kendaraan politik maka tak ada lagi yang harus dipolemikan karena tetap perlu diingat kalau, torang samua basudara,” tandasnya.

Ia juga mengajak warga Manado menunjukan jati diri guna memilih siapa yang tepat sesuai hati nurani." Mari rakyat Manado tunjukan pilihan yang tepat sesuai hati nurani, menjaga ketertiban saat Pilwako, tertib dan tetap tenang," pungkas Mangindaan, mantan Menteri di zaman SBY berkuasa ini. (devy kumaat)



Sponsors

Sponsors