Foto: Mayulu saat mendaftar di KPUD Bolsel.
Mayulu Larang PNS Ikut Pendaftaran Ke KPUD
Bolaang Uki, ME
Pernyataan menarik dilontarkan calon petahan bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Hi Herson mayulu sesaat sebelum dirinya dan pasangan bakal calon Wakil Bupati, Iskandar Kamaru mendaftar ke kPUD. Dikatakan papa Ven, sapaan akrab Mayulu, Pegawai Negeri Sipil (PNS) diminta untuk tidak terlibat ikut dalam konvoi massa mengatarkan pasangan H2M Bersinar ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD).
"Kita jaga demokrasi ini, bagi PNS diminta untuk tidak terlibat saat pendaftaran," jelas Mayulu serius.
Tidak hanya itu, bupati pertama pilihan rakyat ini juga meminta pejabat yang menggunakan kendaraan dinas diwanti-wanti tidak mengganti plat merah dengan plat hitam. "Sekali lagi PNS jangan terlibat politiik, mobil dinas jangan diganti plat nomornya," tegas Mayulu.
Hal senada dikatakan Ketua Fraksi PDI-P di DPRD, Abdi Van Gobel, jangan ada PNS terlibat. "Silahkan tinggalkan tempat ini (lokasi pendaftaran) jika ada PNS," koar Papa Ila sapaan akrabnya melalui pengeras suara.
Menurut pengamat politik, Zainal Van Gobel, sikap kenegarawan benar-benar ditunjukan sosok Hi Herson Mayulu. Menurutnya, justru dikabanyakan tempat calon incumbent kerap memanfaatkan PNS untuk memenangkan Pilkada. "Justru di Bolsel terbalik, bupatinya melarang PNS ikut terlibat. Ini patut jadi teladan bagi imcumbent di daerah lain," jelas Zainal.
Pernyataan serupa juga pernah dilontarkan politisi PDI-P ini, saat proses perekrutan Panwas kecamatan. "Beliau juga melarang PNS jadi Panwas bahkan ditingkat kabupaten tiga calon komisioner tak diberi rekomendasi," ungkap Zainal bersemangat.(eskolano)



































