Legislator Sulut Kembali 'Pelesir'
Manado, ME
Agenda ‘melancong’ keluar daerah kembali dilakoni anggota DPRD Sulawesi Utara. Studi banding, lagi-lagi dijadikan tameng untuk memuluskan aksi ‘tur’ dengan menggunakan uang rakyat.
Kali ini giliran panitia khusus (pansus)pemekaran daerah yang mendapat jatah pelesir. Rombongan yang dinahkodai Sunardi Soemantha, sedianya akan melakukan perkunjungan di tiga provinsi di Indonesia. Masing masing Provinsi, Riau, Kalimantan Timur, dan Banten.
Namun sebelumnya, para wakil rakyat itu juga kabarnya akan bertandang di kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta. Beredar info pansus telah bertolak ke Ibukota Negara, Kamis (30/5) kemarin. Tapi, hanya 15 dari 16 anggota pansus yang ikut. Setiap anggota diisukan menerima dana perjalanan dinas masing masing Rp10 juta untuk ke satu daerah. Jika dikalkulasikan dengan 15 orang maka total anggaran studi banding ke satu provinsi mencapai Rp150 juta. Bila dijumlahkan dengan 4 provinsi yang bakal dikunjungi, maka dana APBD yang tersedot untuk agenda ‘pelesir’ pansus, menembus angka Rp600 juta.
Kabar itu spontan menuai reaksi keras dari berbagai kalangan masyarakat Sulut. “Ini bukan pertama kali dewan konsultasi soal masalah pemekaran di pusat. Studi banding pansus pemekaran ini hanya menghambur-hamburkan uang rakyat saja,” ketus Taufik Tumbelaka, salah satu pemerhati politik dan pemerintahan Sulut. “Apalagi moratorium pemekaran belum dicabut. Harusnya mereka turun ke daerah-daerah persiapan pemekaran di Sulut serta membantu mempersiapkan kelengkapan administrasinya. Aturannya kan sudah jelas,” timpal jebolan UGM Yogyakarta itu.
Kecaman senada dilontarkan Benny Rhamdani , salah satu anggota Pansus Pemekaran yang tidak ikut studi banding. "Saya tidak berangkat ke Depdagri. Itu hanya akal-akalan teman-teman agar bisa berangkat dan menghabiskan uang rakyat,” semburnya. “Pansus mestinya turun ke Kabupaten dan kota di Sulut yang akan melakukan pemekaran. Baru cari tahu, apa-apa yang kurang dan harus dibenahi. Bukan berangkat ke Jakarta, atau studi banding ke Provinsi lain," sesalnya.
Ketua Pansus, Sunardi Soemantha tak menampik telah melakukan perjalanan dinas ke Jakarta. “Kami akan berkonsultasi ke Depdagri soal pemekaran daerah,” singkat Soemantha. Hal itu diperkuat dengan pernyataan Sekretaris DPRD Sulut, Adrianus Nickson Watung. "Hari ini (kemarin,red), Pansus Pemekaran kunjungan kerja ke Depdagri," kuncinya. (msg)
Foto: Soenardi Soemanta. (ist)



































