Foto: Jimmy Eman.
JFE-Jonru Panas, LSW Mengancam
Tomohon, ME
Tensi politik Kota Bunga, terus meninggi. Penjabalan kursi Tomohon 1, kian membara. Jimmy F Eman (JFE) dan Johny Runtuwene (Jonru), dinilai menjadi rival terberat saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Disisi lain, kembali hadirnya Linneke Syenni Watoelangkouw (LSW) menjadi 'momok' menakutkan kandidat lainnya.
LSW menjadi sosok potensial yang diharapkan maju dalam suksesi Calon Walikota (Cawali). Dukungan tersebut telah dikonversi mantan Wakil Walikota (Wawali) Tomohon periode 2005-2010, dengan mendaftarkan diri sebagai Cawali di koalisi Partai Gerindra dan Partai Demokrat (GEDE) Kota Tomohon. Diikuti politisi Partai Golkar Maria H Pijoh (MHP) yang mulai ‘naik daun’.
Teranyar, Jonru dan LSW menjadi figur terkuat yang bisa menghadang laju incumbent, Jimmy F Eman, untuk mempertahankan posisinya sebagai orang nomor satu di Kota Bunga.
“Sosialisasi yang dilakukan dua kandidat ini sangat terarah. Saya memprediksi Ibu Syenni dan Pak Johny bakal menjadi rival berat Pak Eman,” prediksi pengamat politik dan hukum Kota Tomohon, Donny Mark Wenas ST.
Syenni masih memiliki massa militan di Tomohon, demikian juga dengan Jonru yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). ”Saya melihat koalisi Gerindra-Demokrat bisa mengusung LSW, sebab memiliki kemampaun memimpin serta dukungan finansial yang kuat,” urainya.
Namun, kata dia, JFE tetap menjadi kandidat terkuat. Alasannya, meski maju menggunakan jalur perseorangan, dia didukung habis-habisan oleh mesin Partai Golkar bahkan mesin birokrat. ”Jangan salah, Golkar menjadi partai tersubur saat ini di Tomohon. Selain itu, peran Eman yang menjabat sebagai Walikota dikenal baik oleh masyarakat. Track recordnya itu membuat beliau layak disebut pemimpin pro rakyat,” tandasnya.
Yang menjadi elemen penting menuju kemenangan, yaitu popularitas Calon Wakil Walikota (Cawawali) Sherly Adelyn Sompotan (SAS). ”Artinya dia (SAS, red) harus bisa mengimbangi popularitas Jimmy Feidie Eman yang dikenal pemimpin pro rakyat, pekerja keras, religius dan sederhana di mata masyarakat. Saya melihat Pak Eman dan Ibu Sompotan sangat tepat disandingkan. Sungguh mengejutkan, popularitas SAS melejit begitu cepat,” kuncinya.
Sementara itu, JFE mengapresiasi masyarakat Tomohon yang terus memberikan dukungan kepadanya untuk mengikuti suksesi Cawali Kota Tomohon. “Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat. Mari kita lanjutkan pembangunan di Tomohon ke arah yang lebih baik lagi,” aku JFE diberbagai kesempatan.
Terpisah, LSW mengaku niatnya maju di Pilkada semata-mata untuk memenuji janjinya kepada masyarakat Tomohon. Alasannya, selama menjabat Wawali, dia belum bisa berbuat banyak bagi masyarakat disebabkan batasan kewenangan."Intinya untuk kesejahtraan masyarakat Tomohon. Dan saya sangat terpanggil untuk itu," kuncinya.(victor rempas)



































