Beringin Tomohon ‘Tegang’


Tomohon, ME

Kisruh kepengurusan Partai Golkar (PG) mulai  menyebar di daerah. Di Kota Tomohon, aroma perpecahan terendus mendera partai berlambang pohon beringin. Golkar Tomohon ‘tegang’. Lagi, komitmen politik beringin untuk pasangan Jimmy Feidie Eman dan Sherly Adelyn Sompotan (EMAS), terusik.

Bayang-bayang perpecahan dipicu beredarnya Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PG yang ditandatangani Ketua Umum Agung Laksono (AL) dan Sekjen Zainudin Amali, tertanggal 2 Juli 2015. Dalam SK  tersebut diterangkan, Maria Hernie Pijoh ST, resmi memimpin DPD II Partai Golkar Tomohon dengan nomor SKEP 494/DPP/GOLKAR/VII/2015.

Hal ini langsung diakui Pijoh. ”Saya telah mengantongi SK dari DPP untuk memimpin Partai Golkar Tomohon. SK sekaligus struktur kepengurusan 2015-2020,” bebernya kepada wartawan.

Secara otomatis, pasca diterimanya SK tersebut, DPD PG Tomohon kubu Agung Laksono, mulai melakukan konsolidasi kader hingga  ke kecamatan dan kelurahan.

Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Tomohon Timur PG versi Aburizal Bakrie (ARB), Jack Malonda menanggapi dingin persoalan tersebut. Ia tetap optimis, kader Golkar enggan berpaling pada komitmen partai.”Biarkan mereka berkreasi. Namun harus diingat soal legalitas. Sebab legalitas milik kami,” koar Malonda.

“Maksudnya, jangan main copot pengurus dari kepengurusan kami dengan berbagai rayuan. Silahkan bentuk sendiri. Karena kepengurusan kami dari tingkat kecamatan dan kelurahan sudah sesuai mekanisme. Kami tidak akan menghalangi upaya yang mereka lakukan tapi jangan merebut pengurus kami yang sudah legal,” bebernya.

Bayang-bayang perpecahan yang melanda Golkar Tomohon, mulai menganga saat politisi potensial PG, Maria Hernie Pijoh (MHP) mendaftarkan diri sebagai kandidat Calon Walikota (Cawali) di koalisi Partai Gerindra dan Partai Demokrat (GEDE). Tensi politik tambah panas, pada saat MHP ‘lengser’ dari posisi Bendahara Fraksi PG di DPRD Tomohon. Diduga manuver politik yang ditebar MHP jadi pemantik.
 
Akan hal itu, klarifikasi bertubi-tubi langsung disampaikan pihak DPD PG Tomohon kubu ARB.”Itu mekanisme biasa dalam fraksi jadi bukan karena dia mendaftar di partai lain. Jadi bukan karena itu,” kelit Ketua Fraksi PG, Piet HK Pungus, belum lama.

Ia memastikan dukungan kader Golkar konsisten mengacu pada keputusan partai (Rakerda dan Rapimnas) dan juga telah mendapat legitimasi Ketum DPP PG, Aburizal Bakrie.(victor rempas)



Sponsors

Sponsors