Bakal Calon Dari PDIP di Empat Daerah Ikuti Pendidikan Politik
Jelang Pilkada di Sulut
Manado, ME
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah mengantongi surat keputusan (SK) untuk calon yang akan diusung pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Minahasa Selatan (Minsel) dan Kota Tomohon. “Ya benar sudah ada yang dikantongi DPP terkait calon yang akan diusung PDIP Sulut nanti oleh DPP,” kata sumber DPP yang namanya tidak mau di publis.
Menurut sumber, surat keputusan sudah di jemput oleh ketua PDIP Sulut dan mungkin akan dipublikasikan minggu depan, namun nama-nama yang ada pada surat keputusan tersebut sudah mengikuti pendidikan politik dalam rangka pilkada nanti.
Beberapa nama calon kepala daerah (Kada) yang ikut pendidikan politik diantaranya, Kabupaten Boltim pasangan Sahrul Mamonto dan Medy Lensun, Bolsel pasangan Herson Mayulu dan Iskandar Kamaru, Minahasa Selatan pasangan Christiany Eugenia Paruntu dan Frangky Wongkar dan Kota Tomohon pasangan Jhony Runtuwene dan Vony Paat.
"Itu nama-nama yang sudah ada, sampai saat ini baru empat kabupaten dan kota," beber sumber.
Dia menambahkan, memang PDIP baru fokus untuk keempat daerah tersebut dan nantinya akan menyusul yakni Kota Bitung ada Maurits Mantiri, Cindy Wurangian dan Max Lomban, Minahasa Utara (Minut) Yulisa Baramuli, Paul Nelwan dan Sompie Singal, Kota Manado Hanny Joost Pajow, Andrei Angouw, Roy Roring dan Richard Sualang serta pemilihan gubernur (pilgub) ada Olly Dondokambey yang akan berpasangan dengan Robert Tuilan, Steven Kandow dan James Sumendap.
“Itu yang akan menyusul setelah akan ditetapkan usungan empat daerah tersebut,” jelas dia.
Sementara itu, pengamat politik dan pemerintahan Rony Gosal mengatakan, empat daerah itu memang menjadi target pertama PDIP Sulut sehingga ditetapkan terlebih dahulu. Ada juga satu daerah yakni Kota Manado, tapi karena pertarungan di Kota Manado semakin kuat makanya PDIP menunggu dari partai lain siapa yang akan ditetapkan, disisi lain PDIP sudah mempunyai calon kuat di Kota Manado antara lain Hanny Joost Pajouw dan pasangannya antara Andrei Angouw dan Richard Sualang.
“Tapi kalau politik semua bisa berubah, satu menit sangat berarti di politik, bisa saja yang sudah ikut pendidikan politik bisa berganti alias hanya melempar isu dan PDIP melihat survei tanggapan masyarakat seperti apa,” jelas dia.
Saat dikonfirmasi, Sekretaris PDIP Sulut Franky Wongkar membantah hal tersebut. Dia mengatakan, belum ada penetapan bagi bakal calon namun benar jika bakal calon (balon) dari empat daerah Boltim, Bolsel, Minsel dan Kota Tomohon sudah di panggil nama-namanya dan mengikuti pendidikan politik untuk menghadapi pilkada nanti.
“Namun itu pendidikan bukan penetapan pasangan yang akan diusung, nanti jika sudah ada akan di publikasikan,” pungkas Ketua Fraksi PDIP DPRD Sulut itu.(joyke watani)



































