Manado Semakin ‘Panas‘


Manado, ME

Kota Manado semakin panas jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada). Teranyar, kekuatan politik yang terbangun semakin mengerucut. Energi mulai menyatu pada empat poros kekuatan yang diprediksi bakal mengangkat jagoannya di pentas pertarungan pemilihan Walikota  Manado 9 Desember 2015 mendatang. Empat kekuatan yang dinilai bakal bersaing itu, kubu partai Demokrat, PDIP, Partai Gabungan dan Calon Independen.

Dari Demokrat, partai bermodal 9 kursi di DPRD Manado, yang bisa mengusung calon sendiri, santer mengemuka pasangan duet GSVL-Ai (GS Vicky Lumentut-Harley Mangindaan) jilid II. Walau sebatas wacana namun keinginan kader tak kalah batasnya.

"Keinginan kader kuat namun sejauh ini kandidat resminya belum kami miliki karena hasil lewat survei partai masih bergulir. Kami pun berharap keputusannya bisa segera kami dengar," kata Sekretaris DPC Partai Demokrat Manado, Vecky Gandey, Minggu (27/6).

Sekretaris DPD Demokrat Sulut,Marthen Manopo, mengakui peluang pasangan GSVL-Ai akan bersanding dalam kereta Partai Demokrat tetap ada.

"Masyarakat masih mengharapkan duet GSVL - Ai. Bukan cuma harapan saja, tapi sangat berkeinginan agar GSVL-Ai jilid II kembali perpasangan," ujarnya, Minggu (28/6).

Meski demikian rencana ini bukan tanpa kendala. Ai sendiri mengisyaratkan penolakan jika harus kembali berpasangan dengan GSVL.

"Saya mendaftar sebagai calon Walikota," kata Harley Mangindaan, menanggapi wacana GSVL-Ai jilid II.

Perpecahan sewaktu menjalani pemerintahan jilid I jadi alasan Ai enggan kembali berpasangan dengan GSVL. Namun ia tak menutup kemungkinan, pasangan ini berduet kembali karena Ai pun menyerahkan sepenuhnya keputusan ke DPP Demokrat.

"Jadi apapun nanti SK-nya, langkah ke depan itu semua dari Tuhan, bukan dari manusia," ujar Wakil Walikota Manado ini.

Figur alternatif lainnya yang mencuat yakni Jimmy Asiku (JA), pengusaha sukses Kota Manado. Asiku mendaftar sebagai calon Wakil Walikota di Demokrat.

Bisa diprediksi jika wacana pasangan GSVL-Ai jilid II gagal terwujud. Kemungkinan ada dua alternatif calon yang diusung Demokrat, GSVL-JA atau Ai-JA.

Di poros PDIP, diketahui sejumlah nama mencuat untuk dicalonkan.  Pertama, kader Golkar Hanny Jost Pajouw (HJP). Kemudian Andrei Angouw, Bendahara DPD PDIP Sulut dan Richard Sualang, Ketua DPC PDIP Manado. Ketiganya ‘berhasrat‘ ingin diusung partai moncong putih.

Meski demikian, jawaban pasti dari persaingan ketat itu, belaum ada.  Sampai saat ini PDIP belum menetapkan calon, apalagi partai ini harus berkoalisi lebih dulu karena hanya bermodal 6 kursi di DPRD Manado.

"Manado belum ada calon yang ditetapkan, masih berproses," terang Sekretaris DPD PDIP Sulut, Franky Wongkar, Minggu (28/6).

Namun menyeruak kabar, peluang HJP diusung cukup terbuka. Anggota DPRD Sulut ini dianggap punya pengalaman ikut Pilwako periode sebelumnya. Pesaingnya kader PDIP, Andrei Angouw dan Richard Sualang, juga dipastikan akan terjadi. Jika PDIP harus memilih satu nama kader untuk diusung, salah satu di antara keduanya pasti tersingkir.

“Duet yang mungkin terealisasi HJP -Angouw, atau HJP-Sualang, atau Angouw - Sualang. Kepastiannya tentu menunggu SK yang akan dikeluarkan DPP dengan syarat PDIP berhasil menarik partai lain untuk berkoalisi,“ nilai pengamat politik, Franky Mantiri.

Khusus di jalur perseorangan, ada pasangan Markus Palantung-Robert Pardede. Keduanya telah memastikan kesiapannya untuk bertarung di jalur independen. Namun sebelum ditetapkan, pasangan ini harus melewati tahap verifikasi faktual oleh KPU, sebelum benar-benar resmi sebagai peserta Pilwako.

Poros kekuatan lain yang dianggap harus benar-benar diperhitungkan adalah kubu koalisi partai gabungan, terdiri dari 5 partai yang punya kursi di DPRD Manado. Mereka adalah Golkar (5 kursi), Gerindra (5), PAN (4), Hanura (4), PKS (2) dan PKPI (1).

Ada beberapa nama yang telah mengalir dalam koalisi ini, seperti HJP, GSVL dan dua legislator Sulut, politisi Gerindra Wenny Lumentut serta politisi Golkar Kristovorus Decky Palinggi (KDP).

“Namun dikabarkan koalisi ini belum final. Tapi jika berhasil membentuk koalisi, pasti akan jadi kekuatan yang patut diperhitungkan di Pilwako Manado,“ sambung Mantiri. (media sulut)



Sponsors

Sponsors