Suasana Haru Iringi Prosesi Tabur Bunga di Pantai Kawis


Tondano, ME

Sebagai bentuk penghormatan terhadap 9 anak remaja yang meninggal akibat terseret arus di Pantai Kawis akhir pekan lalu, hari ini, Rabu (29/05), sekitar pukul 09.30 WITA, pihak keluarga beserta kerabat dekat korban, mendatangi lokasi dimana peristiwa tragis itu terjadi, untuk menggelar prosesi tabur bunga.

Diiringi oleh suasana duka dan penuh haru, satu per satu keluarga korban pun berjalan ke tepian pantai, tempat dimana anak-anak mereka meregang nyawa, sambil melemparkan rangkaian bunga yang di ikat rapi ke dalam riakan air pantai. Isak tangis keluarga korban pun memecah dan mengiringi jalannya prosesi yang mengharukan tersebut.

Refni Walangitan, ibu dari almarhum Rezky Chandra Walangitan, tak dapat membendung deraian air matanya, seakan tak percaya, anak yang sangat dicintainya telah pergi mendahuluinya.
"Dia (Rezky, red) anak yang baik dan ramah, serta sangat mencintai keluarganya. Kami keluarga yakin, Tuhan telah menyiapkan tempat yang indah buatnya di surga yang baka," ujarnya dengan suara parau sambil melemparkan rangkaian bunga di pantai tersebut.

Senada dengan Refny, para keluarga korban yang lain pun hanya bisa berharap, dukacita yang mereka alami ini adalah bagian dari rencana Tuhan yang indah bagi mereka semua.
"Memang sebagai manusia biasa, rasanya sangat berat kami keluarga menghadapi pergumulan berat seperti ini. Tapi kami sadar, kami mencintai anak kami, namun Tuhan lebih mencintai mereka," ujar ayah dari almarhum Pingkan Mentu, Novry Mentu, yang juga adalah saksi mata dalam peristiwa tragis tersebut.

Selain keluarga korban yang sangat merasa kehilangan, kerabat dekat para korban pun sangat terpukul dengan kejadian yang menimpa teman-teman mereka.
“Kami sangat sedih melihat saat melihat langsung lokasi yang merengkut nyawa teman-teman remaja kami. Memang, apa yang terjadi beberapa waktu yang lalu, telah meninggalkan luka yang sangat dalam pada keluarga. Tetapi sebagai umat yang percaya, itu adalah rencana Tuhan yang indah bagi keluarga yang di tinggalkan,” ujar Carren salah satu Pembina remaja Tondano.

Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut, keluarga korban juga membuat replika kuburan dari para korban dengan memasang foto para korban. (Jeksen Kewas)

Foto : Keluarga, Kerabat dan Masyarakat Liningaan Saat Melakukan Tabur Bunga Di Pantai Kawis.



Sponsors

Sponsors